alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Siswa SD di Riau Bergantungan di Keranjang Seberangi Sungai, Ternyata...

Eko Faizin Jum'at, 11 Juni 2021 | 06:05 WIB

Viral Siswa SD di Riau Bergantungan di Keranjang Seberangi Sungai, Ternyata...
Tangkapan layar video siswa SD bergantungan di keranjang sawit menyeberangi sungai. [Instagram/jurnalwarga]

Mereka yang terdiri dari 3 orang, laki-laki dan perempuan itu nekat bergantungan di keranjang sawit untuk sampai ke seberang sungai.

"Sungai itu dangkal, biasanya mereka mau cepat ke sekolah lewat situ, dan kalau banjir mereka naik motor sama orangtuanya untuk menerobos sungai. Kalau jalan yang seharusnya sudah ada, jalan KUD yang dibangun pemerintah, tapi memang agak jauh mereka mutar," ungkapnya.

Dijelaskan Asril, bahwa sungai tersebut biasanya merupakan lokasi yang dijadikan warga yang bekerja di perkebunan tersebut untuk mandi.

Selain itu, sungai itu merupakan jalur satu-satunya untuk melangsir buah sawit dari dalam kebun. Di seberang sana, biasanya para pengepul sawit menunggu untuk menimbang hasil panen.

"Sebenarnya ini perlu diluruskan, saya senang dikonfirmasi, kita kasihan dengan Pemda, padahal tak ada sangkut pautnya, sebab Pemda sudah ada bangun jembatan dan jalan di lokasi yang tidak jauh," tutur Asril.

Menurutnya, apabila ingin dibangun jembatan di lokasi tersebut, sebenarnya itu merupakan tugas pemilik kebun. Sebab jika ingin membuat jembatan tentu akan melalui proses panjang.

"Pertama kalau mereka mau buat jembatan tentu perizinannya, tapi yang kita khawatirkan itu aktivitas illegal logging yang akan melintas jalur itu, karena di sini masih ada kawasan hutan Rimbang Baling, yang lokasinya memang cukup jauh sih dari kebun sini," ujarnya.

Kembali lagi, Asril mengungkapkan bahwa kawasan itu merupakan perkebunan, bukan perkampungan. Sebab wilayah desa yang dipimpin Asril merupakan desa maju yang dari segi infrastruktur sudah memadai.

"Sungai itu kira-kira 5 sampai 6 meter panjangnya. Menurut saya, kalau Pemda tugasnya sudah selesai, jalan umumnya sudah dibangun lewat KUD. Sudah dua kali pembangunan, jalannya sudah cukup bagus," katanya.

Ia berharap, informasi yang berkembang tersebut bisa diluruskan, sebab ia tak ingin pemerintah yang sudah berbuat bagi masyarakat dalam hal ini tersudutkan.

Bahkan ia juga menyayangkan viralnya video yang menampilkan kondisi anak-anak SD menyeberang dengan keranjang sawit tersebut beredar dengan narasi yang pilu.

Komentar

Berita Terkait