Waspada! Marak Penipuan Jual Beli Kendaraan Catut Nama Polisi di Riau

Bahkan aksi penipuan dengan modus tersebut semakin gencar dan masif dilakukan pelaku di media sosial Facebook.

Eko Faizin
Senin, 05 April 2021 | 17:17 WIB
Waspada! Marak Penipuan Jual Beli Kendaraan Catut Nama Polisi di Riau
Ilustrasi mobil. [Shutterstock.com]

Dia menjelaskan, aksi-aksi penipuan yang marak itu bermula saat anggota polisi yang juga jadi korbannya tersebut dulunya pernah menggunakan akun Facebook.

Kemudian upload foto pribadinya yang berbaju dinas. Kemudian foto pribadinya ini diambil di wall pribadinya oleh orang tidak dikenal. Kemudian pelaku membuat Facebook baru dengan foto dan identitas tersebut,.

Selanjutnya akun baru tersebut kemudian mengaku personel Polda Riau sesuai dengan nama di baju dinas yang tertera. Penipu juga mengunggah foto foto berbaju biasa dalam kehidupan keseharian yang memang banyak di upload di FB miliknya.

"Lalu akun bodong ini menipu banyak orang. Akun palsu yang menggunakan foto polwan menipu dengan modus motor leasing. Akun palsu lainnya yang menggunakan foto polisi menipu banyak wanita dengan janji dinikahi, disuruh foto bugil dan kemudian diperas uangnya dengan ancaman foto-foto bugilnya akan disebar di medsos jika uang tidak dikirimkan," ungkapnya.

Di satu sisi kata Sunarto, personel Polda Riau sendiri sebenarnya adalah korban karena foto pribadinya digunakan oleh penipu untuk menipu dan memeras orang lain melalui medsos.

"Polwan kita yang jadi korban namanya dicatut, sudah ada yang bikin laporan," katanya.

Bagi masyarakat yang merasa telah jadi korban, pihaknya menyarankan agar segera melapor ke Polsek, Polres atau Polda terdekat dengan alamat domisili. Tidak harus melapor ke Polda Riau karena pelakunya sendiri biasanya berada di luar wilayah hukum Polda Riau.

Menurutnya apabila korban melapor di fanpage Facebook adalah percuma karena sistem pelaporan masyarakat haruslah ke kantor polisi terdekat dengan alamat korban karena pengaduan via medsos belum diatur oleh Undang-Undang.

"Bagi para netizen sangat penting juga untuk disebarkan pada rekan-rekan lain via FB atau via WA kepada kerabatnya agar tidak mudah ditipu orang tak bertanggung jawab. Demikian untuk menjadi maklum," tuturnya.

Kontributor : Panji Ahmad Syuhada

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini