facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wajib Dikunjungi, Inilah Rekomendasi 5 Tempat Wisata Sejarah di Siak

Eko Faizin Kamis, 01 April 2021 | 18:15 WIB

Wajib Dikunjungi, Inilah Rekomendasi 5 Tempat Wisata Sejarah di Siak
Makam Sultan Syarif Kasim II di Siak. [Suara.com/Alfat Handri]

Dahulunya Kota Siak merupakan sebuah kerajaan besar yang namanya sudah termahsyur seantero Indonesia.

Hal yang sangat unik dan khas dari Tangsi Belanda kata dia adalah ketika melihat struktur pondasi bangunan tangsi, yang berbentuk setengah lingkaran dengan peletakan tiga sendi.

Teknologi arsitektural pada pondasi tangsi ternyata sangat mendekati bangunan kolonial dinegara asalnya di Eropa.

4. Makam Pahlawan Nasional Sultan Syarif Kasim II
Sultan Syarif Kasim II merupakan Sultan Siak yang kedua belas atau yang terakhir, memerintah Kerajaan Siak dari tahun 1915-1945.

Makam Sultan ini terletak di sisi barat dari Komplek Masjid Sultan (Masjid Syahbuddin). Komplek pemakaman ini terdiri dari makam Sultan Syarif Qasyim beserta permaisuri Tengku Agung Sultanah Latifah dan Tengku Maharatu beserta panglima Sultan.

Dikutip dari web Pesonasiak.id Sultan Syarif Kasim II diberi tanda kehormatan pada masa pemerintahan presiden BJ Habibie, Sultan Syarif Kasim II diberi tanda kehormatan Bintang Maha Putra Adi Pradana pada tanggal 6 November 1998 dan mendapat gelar Pahlawan Nasional. Makam Sultan ini terletak di sisi barat dari Komplek Masjid Sultan (Masjid Syahabuddin).

5. Makam Putri Kaca Mayang
Makam Putri Kaca Mayang berada di Desa Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.

Untuk menemukan makam ini tidaklah begitu sulit, dari Kota Pekanbaru menuju pemakaman ini dapat ditempuh dengan perjalanan selama 2 jam.

Panduan untuk menemui makam ini adalah Tugu Perbatasan Kecamatan Tualang dan Koto Gasib. Sekitar 1 km dari tugu perbatasan tersebut dapat kita jumpai sebuah Tugu yang berbentuk mahkota dan juga rambu petunjuk informasi Makan Putri Kaca Mayang dan dari tugu tersebut perjalanan kita lanjutkan kearah dalam menuju areal pabrik kelapa sawit PT Kimia Tirta Utama.

Diperkirakan jarak dari tugu ke Makan Putri Kaca Mayang sejauh 10 kilometer. Akses menuju Makam ini cukup baik, karena jalan yang kita lalui adalah jalan milik perusahaan.

Sepanjang perjalanan menuju Makam kita akan menjumpai perkebunan Kelapa Sawit dan juga infrastruktur milik perusahaan.

Komentar

Berita Terkait