Semua cerita itu simpang siur di tengah masyarakat tempatan. Mulai diberi sebutan Danau Janda Gatal ketika masyarakat mempercayai, bahwa dulu di sekitar lokasi itu banyak perempuan yang harus hidup menjanda.
Alkisah, pada suatu hari si janda itu membasuh tangan, kaki dan mukanya dengan menggunakan air danau, karena persediaan air bersihnya sudah habis.
Seketika terkena air danau, si janda berteriak histeris merasakan gatal tak terhingga. Sejak itulah muncul sebutan danau Janda Gatal.
Namun terlepas dari itu semua, kini kawasan Danau Janda Gatal tidak pernah sepi dari pemancing, apalagi di akhir pekan.
Jika bertandang ke Bagansiapiapi, Rokan Hilir, saatnya anda pergi ke danau ini untuk memasang umpan pancing di sini. Siap-siap dapat tangkapan ikan yang besar-besar.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada