"Untuk warga yang pergi memancing malam hari juga harus hati-hati," imbaunya.
Dijelaskan Eka, selama 13 tahun ia tinggal di Desa Pencing Bekulo, baru kali ini ia melihat ada seekor buaya di wilayahnya tersebut.
"Itu mungkin buaya tersesat karena banjir kemarin, dan tidak ada konflik warga dengan binatang buas itu," kata Eka.
Sebelumnya, seekor buaya berhasil ditangkap oleh warga dan tidak memakan korban.
Diduga buaya itu dari Sungai Mandau dan masuk ke pemukiman warga.
"Diperkirakan buaya masuk ke kanal pada saat banjir," kata Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Dian Indriati, Jumat (1/1/2021).
Dian menjelaskan, buaya dengan nama latin Tomistoma schlegelii itu berhasil ditangkap warga di sebuah kanal tak jauh dari pemukiman.
Setelah petugas datang, buaya tersebut segera dievakuasi dan akan dilepasliarkan ke habitatnya yang jauh dari permukiman demi menghindari konflik dengan manusia.
"Evakuasi buaya sinyulong dilakukan oleh petugas Resort Dumai dan Duri, BBKSDA Riau pada Senin 28 Desember 2020 lalu," ujar Dian.
Kita berterima kasih kepada Sekdes Desa Pencing Bekulo, Bapak Sukardi dan masyarakat, karena tidak anarkis terhadap satwa dilindungi," tambahnya.