alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BMKG Ingatkan Gelombang 7 Meter di Laut Natuna Utara

Eko Faizin Jum'at, 04 Desember 2020 | 11:27 WIB

BMKG Ingatkan Gelombang 7 Meter di Laut Natuna Utara
Ilustrasi gelombang pasang [pixabay]

Hal ini dilakukan agar sehingga masyarakat, terutama yang berada di pesisir maupun nelayan siaga.

SuaraRiau.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini gelombang tinggi hingga tujuh meter di Laut Natuna Utara.

Hal ini dilakukan agar sehingga masyarakat, terutama yang berada di pesisir maupun nelayan siaga.

"Potensi gelombang kategori ekstrem 6-7 meter dapat terjadi di Laut Natuna Utara hingga dua hari ke depan," ujar Kabag Humas BMKG Akhmad Taufan Maulana dilansir dari Antara, Jumat (4/12/2020).

Terdapat pola tekanan rendah 1006 hPa di Samudra Hindia barat daya Banten dan Laut Flores. Pola angin di wilayah Indonesia umumnya bergerak dari barat - utara dengan kecepatan berkisar 5-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, perairan utara Kepulauan Natuna - Kepulauan Anambas, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan. Kondisi ini mengakibatkan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Pantauan BMKG, pontensi gelombang sangat tinggi berkisar 4-6 meter berpeluang terjadi di perairan utara Kepulauan Anambas - Kepulauan Natuna.

Sementara perairan dengan potensi gelombang tinggi, yaitu mencapai 2,5 - 4 meter, berpeluang terjadi di beberapa perairan Indonesia lainnya, di antaranya Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, Perairan Kepulauan Subi - Serasan, perairan selatan Kepulauan Anambas - Kepulauan Natuna, Laut Natuna.

Kondisi yang sama juga berpeluang terjadi di perairan barat Pulau Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai - Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Jawa - Lombok dan Samudra Hindia selatan Jawa - NTB.

Sementara beberapa perairan lainnya berpotensi gelombang dengan ketinggian sedang, yaitu 1,25 - 2,5 meter, yakni perairan Sabang - Banda Aceh, perairan barat Aceh, perairan barat Pulau Simeulue - Kepulauan Mentawai.

Selain itu, di perairan pesisir Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Samudra Hindia barat Aceh - Kepulauan Nias, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Perairan selatan Sumbawa - Pulau Sawu, Laut Sawu bagian selatan.

Komentar

Berita Terkait