Ade Armando Bela Presiden Prancis: Ayo Gunakan Akal Sehat!

Sebab dia membaca Macron tidak sedang menyerang Islam. Hal itu setidaknya sudah ditegaskan Macron, kalau yang menjadi masalah bukanlah Islam.

Eko Faizin
Kamis, 05 November 2020 | 13:45 WIB
Ade Armando Bela Presiden Prancis: Ayo Gunakan Akal Sehat!
Ade Armando memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait meme Anies mirip Joker, Rabu (20/11/2019). (Suara.com/Arga)

Karena itu, sarannya, jawaban keterbelakangan terhadap muslim adalah dengan mempurifikasi ajaran Islam. Sebab umat Islam dianggap sudah menyeleweng dari rel aslinya, dan perlu dikembalikan ke ajaran aslinya.

Dia menyarankan, umat Islam itu perlu berpedoman pada ayat-ayat Alquran termasuk ucapan dan perilaku Nabi Muhammad.

“Andaipun jika itu belum cukup, ikuti saja kesepakatan-kesepakatan ulama besar di timur tengah di masa lalu. Mengapa harus para ulama berabad-abad lalu, sebab pada masa itulah para ulama masih belum terkontaminasi oleh ajaran-ajaran barat sekuler,” katanya.

Sementara di masa saat ini, siapa yang harus didengar dan diikuti? Jawabannya kata dia, para ulama yang juga tidak teracuni oleh pendidikan non Islam. Ulama yang harus diikuti kata dia adalah yang setia pada Alquran.

Adapun kelompok yang dinilai menghancurkan Islam adalah kelompok radikal atau ekstrimis, yang menganggap bahwa dunia harus diatur.

Kata Ade, mereka percaya untuk menegakkan ajaran Allah, harus bisa mengalahkan kaum non muslim; Kristen, Katolik, Yahudi, Budha, Hindu, atheis, liberal.

Menurut dia, bagi kaum Islamis radikal, dunia ini adalah medan peperangan ide, dan juga pertempuran fisik. Karena itulah mereka melarang pembangunan gereja, melarang pemuka daerah non muslim, menyingkirkan orang-orang non muslim dari lembaga stratgeis.

Termasuk membangun pendidikan seperti sekolah muslim, perumahan muslim, yang disebutnya bagian dari perang.

Inilah yang dianggap baginya sebagai krisis sesungguhnya dalam Islam. Di mana, dunia hanya dijadikan tempat untuk menegakkan hukum Allah, dan bukan sebagai wilayah bagi manusia untuk berbagi kesejahteraan bersama.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini