facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lagi Sibuk Kerja di Sawah, Sukasno Tewas Diseruduk Babi

Bangun Santoso Senin, 02 November 2020 | 06:15 WIB

Lagi Sibuk Kerja di Sawah, Sukasno Tewas Diseruduk Babi
Babi hutan masuk ke stasiun. (Facebook/Koonhung Tsang)

Insiden warga diseruduk babi ternyata sudah kerap terjadi akibat ulah para pemburu membuat babi hutan lari ke pemukiman warga

SuaraRiau.id - Seorang warga Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meninggal dunia akibat diseruduk babi hutan saat sedang bekerja di sawahnya, Minggu (1/11/2020) sore, kata Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno melalui Kapolsek Bermani Ulu Ipda Singgih Wirastho mengatakan, warga yang meninggal ini adalah Sukasno (70), warga Dusun I, Desa Pal VIII, Kecamatan Bermani Ulu Raya. Korban meninggal dengan luka di bagian perut.

"Kejadiannya hari ini sekitar pukul 15.00 WIB tadi, saat itu korban sedang bekerja di sawahnya tiba-tiba diseruduk seekor babi hutan. Korban mengalami luka di bagian perut sehingga ususnya terburai, korban sempat di bawa ke Puskesmas namun sudah meninggal dunia," kata dia sebagaimana dilansir Antara.

Ia menjelaskan, babi hutan yang menyeruduk korban itu kemudian mati dibunuh oleh warga lainnya setelah mengetahui korban diseruduk babi liar tersebut.

Baca Juga: Tragis! Seorang Petani Tewas Diseruduk Babi Hutan di Rejang Lebong

Adanya warga yang diseruduk babi hutan di daerah tersebut, kata dia, sudah sering terjadi dan diduga akibat adanya kegiatan berburu babi hutan di kawasan itu sehingga babinya lari ke perkampungan dan mengamuk.

"Karena hari ini Minggu, kuat dugaan lagi ada kegiatan berburu di hutan di sekitar lokasi kejadian sehingga babinya lari ke desa," katanya.

Dugaan pihaknya ini dikuatkan laporan masyarakat yang menyebutkan jika korban amukan babi ini bukan hanya dialami warga Desa Pal VIII, tetapi juga dua orang dari Desa Sentral Baru dan satu orang warga Desa Sentral Baru, Kecamatan Bermani Ulu, di mana untuk korban terakhir ini harus dirawat di RSUD Curup karena mengalami luka serius.

"Untuk korban yang meninggal dunia setelah disemayamkan di rumah duka, tadi sore sudah dimakamkan di Desa Pal VIII," katanya.

Dia mengimbau masyarakat Kecamatan Bermani Ulu Raya dan sekitarnya yang akan melakukan kegiatan berburu babi agar melaporkannya terlebih dahulu kepada perangkat desa setempat atau ke Polsek Bermani Ulu sehingga bisa dipantau dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Musim Pancaroba, Warga Diminta Waspadai Penyebaran Penyakit

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait