Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Baru 2 Minggu Bekerja di PETI Kuansing, Pelajar Tewas Tertimbun Pasir

Eko Faizin Senin, 28 September 2020 | 09:06 WIB

Baru 2 Minggu Bekerja di PETI Kuansing, Pelajar Tewas Tertimbun Pasir
Ilustrasi jenazah (shutterstock)

ROF bekerja di PETI milik PE (38), warga Bangkinang Kabupaten Kampar.

SuaraRiau.id - Korban berinisial ROF (17), pelajar SMA kelas 3 itu merupakan warga Dusun 2 Desa Sungai Alah Kecamatan Hulu Kuantan.

ROF bekerja di PETI milik PE (38), warga Bangkinang Kabupaten Kampar. Saat kejadian, PE diketahui melarikan diri.

Dua pekerja lain yakni TO (37) dan EP (37) warga Desa Sungai Alah Kecamatan Hulu Kuantan juga diketahui melarikan diri. Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto SIK membenarkan kejadian itu.

Sunarto menyebut, kejadian itu berawal sekitar pukul 07.30 WIB, PE bersama dengan pekerja lainnya melakukan aktivitas PETI.

Korban mendapat pembagian pekerjaan melakukan penyelaman ke dasar kolam sedalam lebih kurang 1,5 meter. Penyelaman dilengkapi selang oksigen untuk membawa alat yang bernama spiral yang akan menyedot pasir di dasar kolam.

"Akibat sedotan tersebut menyebabkan kondisi dinding kolam yang juga materialnya berupa campuran tanah dan pasir, kondisi yang kemungkinan labil sehingga tanah dan pasir tersebut longsor dan menimbun korban," kata Sunarto.

Lanjutnya, Kepala Desa Sungai Alah yang mendapat informasi bahwa ada salah seorang warganya tertimbun akibat menambang emas, langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah melakukan pencarian bersama warga, sekitar pukul 11.30 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Berdasarkan keterangan dari orangtua korban, tahu anaknya bekerja PETI sejak dua minggu yang lalu," jelasnya.

Kontributor: Wahyudi

Komentar

Berita Terkait