Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Terpakai, Miliaran Dana Kelurahan Menumpuk di BPKAD Kuansing

Eko Faizin Kamis, 24 September 2020 | 10:49 WIB

Tak Terpakai, Miliaran Dana Kelurahan Menumpuk di BPKAD Kuansing
Ilustrasi uang (shutterstock)

Seharusnya, September ini kelurahan sudah mengajukan pencairan tahap II dan menyampaikan laporan 50 persen penggunaan dana ini.

SuaraRiau.id - Minimnya kelurahan di Kuantan Singingi (Kuansing) yang mengajukan pencairan dana ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) membuat realisasi dana rendah.

Seharusnya, September ini kelurahan sudah mengajukan pencairan tahap II dan menyampaikan laporan 50 persen penggunaan dana ini.

Hingga saat ini baru satu kelurahan yang mencairkan dana tersebut dan itu hanya untuk pemberdayaan dan tidak untuk pembangunan infrastruktur.

"Dari 11 kelurahan hanya satu kelurahan yang sudah mencairkan dana tersebut, dan itu hanya untuk pemberdayaan tidak infrastruktur," ujar Kepala BPKAD Kuansing Hendra kepada Riauonline.co.id (jejaring Suara.com), Rabu (23/9/2020).

Hendra menambahkan, realisasi penyaluran dana Kelurahan baru sekitar 5 persen tahun ini dan masih jauh dari harapan.

Tahun kedua Kuansing kebagian dana kelurahan. Masing-masing kelurahan mendapatkan Rp 1,1 Miliar.

Sayangnya, kelurahan belum mampu memanfaatkan dana ini dengan baik.

"Ada banyak faktor mulai keragu-raguan dan kedua juga menyangkut SDM di kelurahan. Tapi ini sebenarnya tidak bisa juga dijadikan alasan," katanya.

Seharusnya kelurahan bisa memanfaatkan tenaga pendamping dari dinas teknis untuk bisa memanfaatkan dana ini baik untuk pemberdaayaan maupun pembangunan infrastruktur.

"Kita sudah ditegur pusat karena realisasi masih rendah, dan kita khawatir untuk tahun berikutnya tidak lagi ditransfer oleh pusat, sehingga nanti akan jadi beban daerah," kata Hendra.

Dia berharap, kelurahan bisa segera memanfaatkan dana ini baik untuk pemberdayaan maupun pembangunan infrastruktur.

"Kita masih punya waktu tiga bulan, kita berharap dana ini dimanfaatkan," lanjutnya.

Komentar

Berita Terkait