Bupati Rokan Hilir Positif Corona, Kaget Tak Rasakan Gejala Sakit

Saat ini Bupati Rokan Hilir Suyatno tengah menjalani isolasi mandiri di rumah dinasnya di Bagansiapi-api

Bangun Santoso
Kamis, 03 September 2020 | 15:13 WIB
Bupati Rokan Hilir Positif Corona, Kaget Tak Rasakan Gejala Sakit
Bupati Rokan Hilir Riau Suyatno positif terpapar virus corona. (Foto: Istimewa/via Riauonline.co.id)

SuaraRiau.id - Bupati Rokan Hilir (Rohil), Suyatno (61), dinyatakan positif Covid-19 usai hasil tes swab mandiri pada tanggal 31 Agustus 2020.

Terkait hal itu, Juru Bicara (Jubir) Percepatan Penangangan Covid-19 Kabupaten Rokan Hilir, Ahmad Yusuf, mengatakan, Bupati Rokan Hilir Suyatno, kini tengah menjalani isolasi mandiri di kediaman dinasnya di Bagansiapi-api.

"Bupati tak yakin dirinya terjangkit Covid-19. Ia merasa dirinya sehat-sehat saja. Kondisinya tetap sehat bugar. Inilah gejala-gejala Orang Tanpa Gejala (OTG)," kata Jubir Ahmad Yusuf, sebagaimana dilansir Riauonline.co.id (jejaring media Suara.com), Kamis (3/9/2020).

Ahmad menjelaskan, kondisi Bupati Suyatno saat ini masih seperti orang lainnya yang tak terjangkit Covid-19.

Baca Juga:Bupati Rokan Hilir Suyatno Positif Corona

Ia meminta, bagi warga selama ini melakukan kontak erat dengan Bupati Suyatno, untuk segera melakukan swab tes di Puskesmas-puskesmas.

Ahmad mengungkapkan, Bupati Suyatno tidak ada melakukan perjalanan keluar Riau, sebelum dinyatakan positif.

"Saya sudah konfirmasi ke beliau, tidak ada keluar Riau. Ini karena intensitas kerja sangat tinggi, termasuk berhubungan dengan warga," kata Ahmad.

Sebelumnya, Bupati Rokan Hilir (Rohil), Suyatno (61), dinyatakan positif COVID-19 usai hasil tes swab mandiri tanggal 31 Agustus 2020.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Rokan Hilir, Ahmad Yusuf, Kamis (3/9/2020), membenarkan Bupati Suyatno positif corona.

Baca Juga:Bupati dan Rektor di Riau Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Benar (positif). Namun, saat diumumkan identitas, harus inisial. Kita sudah lakukan pengambilan swab untuk tracing kontak erat," kata Ahmad Yusuf.

REKOMENDASI

News

Terkini