Eko Faizin
Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:21 WIB
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto. [Suara.com/Rahmat Zikri]
Baca 10 detik
  • Kementerian Dalam Negeri menerbitkan nomor registrasi APBD Perubahan Provinsi Riau tahun 2026 pada tanggal 27 Oktober 2026.
  • Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memprioritaskan anggaran tersebut untuk menyelesaikan kewajiban tunda bayar serta perbaikan jalan rusak.
  • Pemerintah Provinsi Riau menargetkan realisasi anggaran akhir tahun mencapai sembilan puluh persen setelah dilakukan rapat evaluasi bersama OPD.

"Prioritas lainnya juga menjaga fungsional jalan yang ada di Riau, karena beberapa ruas jalan di Riau ada yang mengalami kerusakan," tuturnya.

Pemerintah daerah akan menyesuaikan pelaksanaan berbagai kegiatan dengan ketersediaan anggaran serta tingkat urgensi kebutuhan.

Sebelumnya, Pemprov Riau bersama DPRD Riau menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Perubahan Provinsi Riau Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna pada Senin (28/9/2026).

Total APBD-P Riau 2026 mencapai Rp8,378 triliun, meningkat dibandingkan APBD murni 2026 sebesar Rp8,321 triliun.

Dengan terbitnya nomor registrasi dari Kemendagri, anggaran perubahan tersebut kini dapat digunakan untuk mendukung program pemerintah daerah.

Pemprov Riau menargetkan percepatan realisasi anggaran dapat berjalan seiring dengan penyelesaian kewajiban tunda bayar dan pelaksanaan kegiatan prioritas bagi masyarakat.

Load More