- Ratusan mahasiswa gabungan berunjuk rasa di Kantor Gubernur Riau pada Selasa, 20 Oktober 2026.
- Massa mendesak pemerintah mengatasi kabut asap karhutla yang menyebabkan ribuan warga menderita penyakit ISPA.
- Sekda Riau menemui pengunjuk rasa dan menyampaikan rencana pertemuan lanjutan dengan Plt Gubernur Riau.
SuaraRiau.id - Ratusan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau, Selasa (20/10/2026). Mereka merupakan gabungan BEM Universitas Lancang Kuning (Unilak) dan Universitas Islam Riau (UIR).
Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla)yang masih menyelimuti sejumlah wilayah di Riau.
Massa mendesak Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, untuk menemui massa aksi dan memberikan penjelasan terkait langkah pemerintah dalam menangani persoalan tersebut.
"Karhutla sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Sudah banyak teman-teman kami terkena ISPA," ujar salah seorang mahasiswa dalam orasinya.
Pantauan Suara.com, aksi demonstrasi dimulai sekitar pukul 14.25 WIB. Terlihat, mahasiswa Unilak menjadi rombongan pertama yang tiba di gerbang sebelah timur Kantor Gubernur Riau, tepatnya di kawasan Bundaran Zapin, Pekanbaru.
Mahasiswa Riau menilai penanganan karhutla harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena dampaknya telah dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama terhadap kesehatan.
Mahasiswa mengungkapkan, ribuan warga Riau dilaporkan menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat memburuknya kualitas udara.
Tak hanya kabut asap, mereka menyuarakan perihal beasiswa mahasiswa, tempat hiburan malam yang sempat viral terkait isu LGBT, hingga Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas bumi (migas).
Sekitar pukul 15.00 WIB, mahasiswa Universitas Islam Riau turut tiba di lokasi dan bergabung dengan massa Unilak.
Kehadiran mahasiswa UIR membuat aksi semakin ramai, dengan tuntutan utama yang sama, yakni mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kabut asap akibat karhutla.
"Kami datang kembali dengan tuntutan yang sama, yaitu soal kabut asap karhutla. Ini sudah menjadi keresahan seluruh masyarakat Riau," kata salah seorang orator dari mahasiswa UIR.
Selain persoalan lingkungan dan kesehatan, mahasiswa juga menyampaikan tuntutan terkait beasiswa, aktivitas tempat hiburan malam yang sempat menjadi sorotan publik, serta DBH migas dari pemerintah pusat untuk Pemprov Riau.
Mereka berharap berbagai persoalan tersebut mendapat perhatian dan penjelasan langsung dari pemerintah daerah.
Di tengah aksi, Sekda Riau, Syahrial Abdi, menemui para mahasiswa. Ia hadir mewakili Pemprov Riau karena SF Hariyanto sedang menjalankan agenda lain di luar kantor.
Syahrial mengatakan, pemerintah telah mendengar seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa sejak awal demonstrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
- Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Bupati Siak Kesal, Konten Menanam di Bekas Karhutla Di-Take Down TikTok
-
Mahasiswa Demo Karhutla di Kantor Gubernur Riau, SF Hariyanto Tak Ada
-
Anggota TNI Terlibat Peredaran Narkoba, Ditangkap Bawa 47 Kg Sabu di Riau
-
BRI Perluas Pemberdayaan UMKM dan Desa, Dorong Jutaan Usaha Naik Kelas
-
Sudah 13.850 Warga Pekanbaru Terserang ISPA selama Kabut Asap Karhutla