Eko Faizin
Kamis, 24 September 2026 | 12:51 WIB
Ilustrasi perumahan. [Dok: BTN]
Baca 10 detik
  • Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengumumkan penyiapan anggaran subsidi uang muka dan bunga kredit rumah pada Rabu, 23 September 2026.
  • Kebijakan tersebut bertujuan mendukung program nasional tiga juta rumah serta meringankan beban finansial warga dalam membeli hunian layak.
  • Pemerintah Kota Pekanbaru berencana bekerja sama dengan perbankan dan memperhatikan ketersediaan infrastruktur guna memastikan efektivitas program bantuan perumahan.

SuaraRiau.id - Pemkot Pekanbaru tengah menyiapkan dukungan anggaran untuk membantu warganya yang ingin memiliki rumah layak dan terjangkau.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut dukungan itu akan diwujudkan melalui subsidi uang muka atau down payment (DP) hingga subsidi bunga kredit perumahan.

"Upaya ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program nasional pembangunan tiga juta rumah yang digagas pemerintah pusat," katanya, Rabu (23/9/2026).

Agung usai menghadiri MoU antara DPD Real Estate Indonesia (REI) Riau dan Bank Sumut mengaku pihaknya menyiapkan anggaran untuk masyarakat yang ingin memiliki rumah pada tahun mendatang.

Menurutnya, Pemkot Pekanbaru sudah membuat anggaran untuk memberikan subsidi, termasuk subsidi DP dan subsidi bunga kredit rumah pada tahun depan.

"Kami harapkan subsidi tersebut dapat meringankan beban warga dalam membeli rumah sekaligus membayar cicilan setiap bulan," terang Agung.

Lebih lanjut, ia menegaskan jika Pemkot Pekanbaru juga membuka peluang kerja sama dengan perbankan dalam skema pemberian subsidi bunga kredit.

Dengan skema tersebut, pemerintah kota dapat menanggung sebagian margin atau bunga yang menjadi beban warga.

"Artinya, kami ingin warga bisa membeli rumah murah dan tidak memberatkan dalam membayar kredit setiap bulannya. Kalau nanti bekerja sama dengan bank, mungkin margin dari bank itu pemerintah yang akan membayarkannya," ucap Agung.

Selain membantu pembiayaan, Pemkot Pekanbaru juga akan memperhatikan ketersediaan infrastruktur di kawasan perumahan.

Pembangunan rumah harus diikuti dengan dukungan infrastruktur agar manfaat program benar-benar dirasakan warga.

"Saya menargetkan program tersebut dapat menjadi bagian dari upaya pemko dalam memastikan tidak ada lagi warga yang belum memiliki rumah," sebut Agung.

Wali Kota juga menuturkan jika pihaknya masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah masyarakat yang membutuhkan rumah melalui camat dan lurah di wilayah Pekanbaru.

Load More