- Anggota DPRD Pekanbaru Zulkardi meminta rencana pembangunan Kopdes di Taman Poltek Rumbai dikaji ulang pada Selasa (22/9/2026).
- Pembangunan gedung koperasi tersebut dikhawatirkan dapat menggusur lapak pedagang kaki lima yang sudah lama mencari nafkah di sekitar lokasi.
- Zulkardi merekomendasikan lahan kosong di depan SD Umban Sari sebagai lokasi alternatif pembangunan agar tidak merugikan masyarakat.
SuaraRiau.id - Rencana pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di kawasan Taman Poltek Rumbai, Jalan Umban Sari, Pekanbaru belakangan menuai perbincangan.
Salah satunya dari anggota DPRD Pekanbaru Zulkardi yang meminta rencana pembangunan tersebut dikaji kembali.
Ia khawatir keberadaan gedung koperasi justru berdampak terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan dan menggantungkan penghasilan di sekitar kawasan Taman Poltek Rumbai.
"Kita lihat spanduk yang bertuliskan Insya Allah akan dibangun Koperasi Merah Putih. Setelah saya cek, itu untuk koperasi di Kelurahan Umban Sari. Kita sudah sampaikan dengan Bu Lurah, kalau bisa dicari tempat yang layak karena di situ akan menghalangi dan mematikan PKL-PKL yang jualan di sekeliling Politeknik," katanya dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com, Selasa (22/9/2026).
Zulkardi menilai lokasi tersebut kurang tepat karena pembangunan berpotensi mengganggu aktivitas sejumlah PKL yang telah lama berjualan di sekitar kawasan Politeknik.
Wakil rakyat daerah pemilihan Rumbai ini menyebut terdapat sejumlah lapak PKL di sekitar lokasi yang berpotensi terdampak apabila pembangunan tetap dilaksanakan.
Zulkardi menjelaskan, salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah akses masuk menuju gedung koperasi yang dikhawatirkan mengharuskan beberapa lapak digeser atau bahkan tergusur.
"Ada sekitar beberapa lapak di situ dan nanti akan tergusur karena membuka jalan masuk ke koperasinya. Saya sudah juga rekomendasikan untuk tempat penggantinya di depan SD Umban Sari," terang dia.
Sebagai alternatif, Zulkardi telah mengusulkan lahan kosong atau bangunan di sekitar depan SD Umban Sari untuk dipertimbangkan sebagai lokasi pembangunan gerai Koperasi Merah Putih.
Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu informasi dan tindak lanjut dari pihak-pihak terkait.
"Sampai hari ini kita masih menunggu informasi dari pihak-pihak terkait. Kemungkinan kita akan bawa dalam diskusi, lurah dan OPD atau dinas terkait dalam hal Koperasi Merah Putih ini, agar masyarakat tidak dirugikan," tegasnya.
Zulkardi menegaskan, pembangunan fasilitas koperasi semestinya tetap mempertimbangkan keberadaan PKL sekaligus fungsi kawasan taman sebagai ruang olahraga dan rekreasi masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium, Jaga Kesehatan dengan Layanan Eksklusif
-
BRI inFrame 2026 Hadir Lagi, Mengubah Kisah Ekonomi Kerakyatan Menjadi Karya Fotografi
-
BMKG Wanti-wanti Warga Riau, Habis Karhutla 'Terbitlah' Cuaca Ekstrem
-
Bapak-bapak Bejat di Bengkalis Rudapaksa Anak Kandung
-
Pestapora 2026 Makin Seru, Bayar Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI