- Warga Pekanbaru bernama Ridho menolak rencana pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih di Taman Poltek Rumbai pada Senin, 21 September 2026.
- Lokasi tersebut dinilai tidak strategis karena sudah dipenuhi banyak toko kelontong warga serta gerai ritel modern di sekitarnya.
- Pembangunan koperasi dikhawatirkan menggusur lapak pedagang kecil dan merusak fungsi taman sebagai ruang publik tempat warga mencari penghasilan kuliner.
SuaraRiau.id - Kawasan Taman Poltek Rumbai, Jalan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru mendapat sorotan setelah viral di media sosial.
Bukan tanpa sebab, tempat bermain tersebut rencananya akan dibangun gedung atau Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Hal itu terungkap dari plang pengumuman di lokasi itu.
Salah seorang warga, Ridho menilai lokasinya kurang strategis jika digunakan untuk pembangunan koperasi karena berada di kawasan yang sudah cukup ramai dengan aktivitas perdagangan dan keberadaan sejumlah toko maupun ritel modern.
"Di seberang (koperasi) ini sudah ada warung milik warga, ada juga Indomaret dan Alfamart," ujarnya dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com, Senin (21/9/2026).
Kekhawatiran sebagian warga muncul, terutama terkait keberadaan lapak pedagang yang selama ini mencari penghasilan di kawasan Taman Poltek Rumbai.
Taman tersebut selama ini menjadi salah satu ruang yang dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk berolahraga sekaligus berburu kuliner.
Sejumlah pondok atau lapak dagangan milik warga juga beraktivitas di kawasan tersebut.
Ridho menyampaikan, keberadaan ritel modern di sekitar lokasi membuat pembangunan koperasi di kawasan tersebut perlu dikaji kembali.
Menurut dia, terutama dari sisi kebutuhan masyarakat dan dampaknya terhadap pelaku usaha kecil yang telah lebih dahulu berjualan di sekitar taman.
Tak hanya itu, Ridho menyebut di sekitar kawasan tersebut juga terdapat toko grosir milik warga dan juga dua gerai Indomaret Point, masing-masing berada di Jalan Paus dan Jalan Yos Sudarso.
Kondisi tersebut membuat dirinya mempertanyakan urgensi pembangunan koperasi di lokasi tersebut, mengingat pilihan tempat berbelanja bagi masyarakat sudah cukup banyak.
Selain persoalan lokasi, Ridho juga mengkhawatirkan pembangunan gedung koperasi akan berdampak terhadap lapak pedagang yang selama ini berada di kawasan Taman Poltek Rumbai.
Ia berharap pembangunan tersebut tidak sampai menghilangkan ruang usaha warga yang telah menggantungkan penghasilan dari aktivitas berdagang di kawasan tersebut.
"Takutnya lapak warga kena gusur. Seharusnya dekat perkotaan nggak perlu dibangun," tutupnya.
Bagi warga, keberadaan Taman Poltek Rumbai bukan hanya berfungsi sebagai ruang terbuka untuk aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi tempat warga mencari penghasilan melalui usaha kuliner.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan
-
Dukung Pendidikan Buah Hati, BRI Prioritas Tawarkan Benefit Eksklusif di Sequoia School
-
MBG Prasmanan Dimulai, SD Islam Asy-Syakirin Pekanbaru Jadi Percontohan
-
Ekonomi Riau Capai Rp351 Triliun, Terbesar Keenam Nasional
-
Agung Nugroho Rotasi 8 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Berikut Daftar Namanya