Eko Faizin
Sabtu, 05 September 2026 | 09:21 WIB
Ilustrasi - Petugas Pemadam berada di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). [Ist]
Baca 10 detik
  • Kepala BPBD Riau Edy Afrizal melaporkan karhutla kembali muncul di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Bengkalis pada Jumat (4/9/2026).
  • Titik api yang sebelumnya sempat dipadamkan dan hanya menyisakan asap tipis tiba-tiba berkobar kembali di beberapa wilayah tersebut.
  • Tim pemadam kini sedang menangani kembalinya titik api di berbagai kabupaten untuk mencegah agar kebakaran tidak meluas.

SuaraRiau.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) muncul kembali usai sempat dipadamkan di Kabupaten Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Bengkalis.

Kepala BPBD Riau Edy Afrizal mengatakan kebakaran di Inhil terjadi di Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan.

Padahal, katanya, kebakaran yang sebelumnya menghanguskan kawasan semak belukar dan perkebunan kelapa itu sempat dinyatakan padam.

"Di lokasi bekas kebakaran sebelumnya sempat terpantau menyisakan asap tipis setelah tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman dalam beberapa hari terakhir. Sudah padam, rupanya kemarin siang dilaporkan titik api muncul lagi," ungkap Edy, Jumat (4/9/2026).

Karhutla di Sungai Beringin pertama kali terpantau pada 27 Agustus 2026 yang membakar kawasan semak belukar dan perkebunan kelapa dengan luas diperkirakan mencapai 10 hektare.

Kebakaran tersebut sempat menyebabkan wilayah Tembilahan dan sekitarnya diselimuti asap pekat.

Edy mengatakan kebakaran di Kabupaten Inhu, tepatnya di Rantau Mempesai dan Sungai Guntung Hilir, sebelumnya juga sempat dinyatakan padam.

Akan tetapi, ujar dia, api kembali muncul dan membakar lahan di kawasan tersebut.

Kondisi serupa juga terjadi di Pematang Pudu, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis yang sebelumnya sempat padam dan hanya menyisakan asap tipis di bekas areal terbakar.

Akan tetapi, katanya, api kembali berkobar sehingga pemadaman kembali dilakukan.

"Di Pematang Pudu juga sebelumnya sempat padam, tinggal asap tipis di bekas areal terbakar. Tapi kemarin kembali berkobar," ujarnya.

Titik api baru juga terdeteksi di Kabupaten Kepulauan Meranti, tepatnya di Desa Gemala Sari. Tim pemadam kini melakukan penanganan terhadap titik api tersebut agar tidak meluas. (Antara)

Load More