- Kota Pekanbaru diselimuti kabut asap karhutla dengan kualitas udara berbahaya dan jarak pandang dua kilometer pada Selasa pagi.
- BMKG Pekanbaru mencatat 393 titik panas di Provinsi Riau pada Senin, dengan sebaran terbanyak berada di Kabupaten Pelalawan.
- Dinas Kesehatan Riau melaporkan 453 kasus ISPA di empat wilayah akibat paparan asap karhutla pada 19 hingga 22 Agustus 2026.
SuaraRiau.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Kota Pekanbaru pada Selasa (25/8/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan IQAir Selasa pukul 09.30 WIB, kualitas udara Pekanbaru berada di kategori level Berbahaya, dengan PM2.5 sebesar 254,6 µg/m³.
Berdasarkan update data BMKG Pekanbaru, Senin (24/8/2026), jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau sebanyak 393 dengan jumlah terbanyak di Pelalawan yakni 153.
"(Titik panas) Indragiri Hilir 140 hotspot, Bengkalis 32, Indragiri Hulu 26, Kampar 12, Rokan Hilir 8, Rokan Hulu 6, Siak 6, Meranti 3, Pekanbaru 2, dan Kuantan Singingi 1," jelas Prakirawan BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati.
Kabut asap karhutla juga mempengaruhi jarak pandang (visibility) Pekanbaru yaitu sekitar 2 kilometer.
Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus
Dinas Kesehatan Riau mencatat sebanyak 453 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada 19-22 Agustus 2026. Kasus tersebut ditemukan di tengah kabut asap karhutla yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah.
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, mengatakan kasus ISPA yang berkaitan dengan paparan asap saat ini masih relatif kecil dan tersebar di empat kabupaten/kota.
"Data sementara kita, saat ini kasus ISPA akibat asap tersebar di empat kabupaten/kota, yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Pelalawan dan Siak," katanya, Senin (24/8/2026).
Dari empat wilayah tersebut, Kota Pekanbaru mencatat jumlah kasus paling tinggi dengan sekitar 150 kasus.
Menurut Zulkifli, tingginya angka tersebut tidak terlepas dari jumlah penduduk Pekanbaru yang lebih besar dibandingkan wilayah lainnya Sementara itu, daerah lain di Riau belum mencatat kasus ISPA yang masuk dalam kategori terdampak asap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Kasus ISPA di Riau Jadi Sorotan Imbas Asap, Ibu Hamil dan Bayi Dapat Perhatian
-
Prabowo ke Riau Cuma Pindah Rapat, Jikalahari: Harusnya Berempati atas Asap Karhutla
-
Dikepung Kabut Asap Karhutla, Kualitas Udara Pekanbaru Level Berbahaya
-
Alam Cahayo Tuah Nagori Cerenti Jadi Juara Festival Pacu Jalur 2026
-
Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden