- Dinas Kesehatan Riau mencatat 453 kasus ISPA di empat wilayah akibat kabut asap karhutla pada Agustus 2026.
- Pemerintah menyalurkan 14.000 masker di Kota Pekanbaru pada 24 Agustus 2026 guna mencegah gangguan pernapasan warga.
- Dinas Kesehatan mengaktifkan tim medis darurat di puskesmas dan mengimbau masyarakat segera berobat jika mengalami gejala.
SuaraRiau.id - Dinas Kesehatan Riau mencatat sebanyak 453 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada 19-22 Agustus 2026.
Kasus tersebut ditemukan di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah.
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, mengatakan kasus ISPA yang berkaitan dengan paparan asap saat ini masih relatif kecil dan tersebar di empat kabupaten/kota.
"Data sementara kita, saat ini kasus ISPA akibat asap tersebar di empat kabupaten/kota, yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Pelalawan dan Siak," kata Zulkifli saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (24/8/2026).
Dari empat wilayah tersebut, Kota Pekanbaru mencatat jumlah kasus paling tinggi dengan sekitar 150 kasus.
Menurut Zulkifli, tingginya angka tersebut tidak terlepas dari jumlah penduduk Pekanbaru yang lebih besar dibandingkan wilayah lainnya
Sementara itu, daerah lain di Riau belum mencatat kasus ISPA yang masuk dalam kategori terdampak asap.
Meski angka kasus masih relatif kecil, Dinas Kesehatan Riau tetap meningkatkan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni membagikan masker kepada masyarakat.
Terbaru, pada Senin (24/8/2026) pagi, sebanyak 14.000 masker disalurkan di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru.
Pembagian masker dilakukan di enam titik utama serta satu titik tambahan di kawasan Muara Fajar. Setiap lokasi mendapatkan sekitar 2.000 masker.
Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa dari sejumlah institusi pendidikan kesehatan, di antaranya STIKes, Institut Kesehatan Al-Insyirah, Institut Kesehatan Negeri dan Politeknik Kesehatan Kemenkes RI.
Tim kesehatan juga diperkuat personel dari RSUD Arifin Achmad, Rumah Sakit Petala Bumi, Rumah Sakit Jiwa, Dinas Kesehatan Pekanbaru serta Dinas Kesehatan Riau.
Enam lokasi pembagian masker berada di Bundaran Zapin, lampu merah Simpang Tiga, kawasan SKA, Pasar Pagi, Simpang Empat Kubang Garuda Sakti dan Jalan Riau Ujung.
Zulkifli mengimbau masyarakat, khususnya warga yang memiliki gangguan pada sistem pernapasan, untuk membatasi aktivitas di luar rumah ketika kondisi asap semakin pekat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Sabun Kojie San untuk Wajah atau Badan? Simak Kegunaan dan Kandungannya
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Razia, Wawakot Pekanbaru Jaring Puluhan Orang Bukan Pasutri Ngamar di Hotel
-
Penanaman di Lahan Bekas Karhutla, Bupati Siak Kasih Nama Pohon 'Jenderal Herry'
-
Sempat Diguyur Hujan, Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat
-
Asap Karhutla Berisiko Bikin Gagal Napas, Anak-anak dan Lansia Paling Rentan
-
Karhutla Riau Membara Lagi, Lahan di Jalan Lingkar Bangkinang Terbakar