Eko Faizin
Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:23 WIB
Rini Sudarwanti (kanan) mengembangkan usaha kerajinan gitar handmade berkat bantuan PNM Mekaar. [Dok PNM]
Baca 10 detik
  • Rini Sudarwanti bangkit dari keterpurukan ekonomi dan jeratan rentenir dengan mendirikan usaha kerajinan gitar berkat pembiayaan PNM Mekaar sejak 2019.
  • Ia mengikuti berbagai program pelatihan pemberdayaan UMKM, masuk 50 besar Mekaarpreneur 2026, serta mengembangkan usahanya menjadi AgenBRILink Mekaar.
  • Dampak positif dari usahanya membuat keluarganya semakin kuat dan anaknya yang duduk di SMA menerima Beasiswa Pendidikan PNM pada 2026.

SuaraRiau.id - Bagi Rini Sudarwanti, usaha bukan hanya tentang mencari penghasilan. Di balik usaha gitar yang kini dijalankannya, ada perjuangan panjang untuk bangkit dari keterpurukan dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.

Tahun 2021 menjadi salah satu masa tersulit bagi Rini, usaha makanan matang yang dijalankannya sepi pembeli.

Di tengah kebutuhan yang terus berjalan, ia sempat terjerat rentenir. Tagihan yang datang setiap hari membuatnya hidup dalam ketakutan.

"Saat itu saya benar-benar merasa berat. Usaha sedang sepi, sementara tagihan terus datang. Saya hanya berpikir bagaimana caranya keluar dari masalah dan bisa kembali menjalankan usaha," cerita Rini.

Di tengah kondisi tersebut, PNM Mekaar menjadi salah satu jalan bagi Rini untuk kembali bangkit. Pembiayaan yang ia dapat digunakan sebagai modal untuk kembali membangun usaha.

Perlahan, usahanya mulai berjalan kembali. Ibu Rini kemudian mengembangkan usaha kerajinan gitar handmade.

Setiap gitar dibuat dengan teliti menggunakan bahan kayu pilihan dan memiliki karakter yang khas.

Dari usaha yang dibangun sedikit demi sedikit, kini ia juga mengembangkan usahanya dengan menjadi AgenBRILink Mekaar.

Perjalanan bersama PNM juga tidak berhenti pada pemberian modal.

Rini mengikuti berbagai kegiatan pemberdayaan, seperti pelatihan usaha, pameran UMKM, hingga berhasil masuk 50 besar program inkubasi bisnis Mekaarpreneur 2026.

Berbagai pengalaman tersebut membuatnya semakin percaya diri untuk mengembangkan usaha.

"Buat saya, PNM bukan hanya memberikan modal. Saya juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan usaha. Saya jadi lebih berani mencoba, lebih percaya diri, dan punya semangat untuk terus maju," ujarnya.

Perubahan itu kini mulai terasa tidak hanya dalam usaha, tetapi juga dalam kehidupan keluarganya.

Pada 2026, anaknya masih duduk di bangku SMA mendapatkan Beasiswa Pendidikan PNM.

Bagi Rini, kesempatan tersebut menjadi kebahagiaan sekaligus pengingat bahwa perjuangannya membangun usaha memiliki arti yang lebih besar.

Load More