- Rini Sudarwanti bangkit dari keterpurukan ekonomi dan jeratan rentenir dengan mendirikan usaha kerajinan gitar berkat pembiayaan PNM Mekaar sejak 2019.
- Ia mengikuti berbagai program pelatihan pemberdayaan UMKM, masuk 50 besar Mekaarpreneur 2026, serta mengembangkan usahanya menjadi AgenBRILink Mekaar.
- Dampak positif dari usahanya membuat keluarganya semakin kuat dan anaknya yang duduk di SMA menerima Beasiswa Pendidikan PNM pada 2026.
Ia tidak hanya sedang berusaha memperbaiki kehidupan hari ini, tetapi juga sedang menyiapkan masa depan anaknya.
"Sekarang saya tidak hanya berpikir bagaimana usaha saya bisa jalan. Saya juga ingin anak saya bisa sekolah dengan baik dan punya masa depan yang lebih baik. Itu yang membuat saya terus semangat," kata dia.
Kini Rini menjadi gambaran bahwa bagi pengusaha ultra mikro, modal hanyalah langkah awal.
Setelah itu, mereka membutuhkan pendampingan, pengetahuan, akses pasar, dan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan.
Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, kisah Ibu Rini menunjukkan bahwa pemberdayaan dapat memberikan dampak yang lebih luas ketika dilakukan secara berkelanjutan.
"PNM tidak hanya fokus memberikan pembiayaan, tetapi juga mendampingi mereka agar usahanya tumbuh, keluarganya semakin kuat, dan anak-anaknya memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik," ujar Kindaris.
Sejak bergabung sebagai nasabah PNM Mekaar pada 2019, Ibu Rini terus bertumbuh. Pembiayaan awalnya sebesar Rp2 juta, dan kini plafon pembiayaannya telah mencapai Rp8 juta.
Dari seorang Ibu yang pernah hidup dalam tekanan utang, kini Ibu Rini berdiri sebagai pengusaha yang terus berusaha berkembang.
Perjalanannya menjadi pengingat sederhana bahwa terkadang, yang dibutuhkan seseorang untuk mengubah hidup bukan hanya kesempatan untuk mendapatkan modal, tetapi juga seseorang yang percaya bahwa ia mampu bangkit.
Bagi Rini, PNM hadir dalam perjalanan tersebut. Dan hari ini, setiap gitar yang dibuatnya bukan hanya menghasilkan nilai ekonomi.
Di dalamnya ada cerita tentang keberanian memulai kembali, tentang keluarga yang ingin diperjuangkan, dan tentang harapan agar masa depan anaknya bisa lebih baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar, Buka Peluang Kerja Inklusif
-
Prabowo Bikin Badan Gambut dan Mangrove Baru, WALHI Riau: Seperti Dejavu
-
Bupati Afni Meradang, DBH Migas Siak Dipotong 70 Persen Tahun Depan
-
Perlindungan Anak di Kuansing Disorot Staf Presiden, Pemkab Ungkap Kendala