Eko Faizin
Senin, 03 Agustus 2026 | 10:36 WIB
Ilustrasi hujan lebat. [Pixabay]
Baca 10 detik
  • BMKG mendeteksi Bibit Siklon Tropis 94W di Laut Filipina pada Senin, 3 Agustus 2026.
  • Sistem tersebut memicu hujan lebat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat akibat dinamika atmosfer.
  • BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk siaga mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.

SuaraRiau.id - BMKG mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 94W di Laut Filipina yang berpotensi memicu peningkatan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia.

Prakirawan BMKG Henokhavita menjelaskan kombinasi dinamika atmosfer dari sistem pergerakan bibit siklon ini menyebabkan timbulnya potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat, khususnya di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat.

Dia menyampaikan bibit siklon tersebut terpantau memiliki kecepatan angin maksimum 25 knot dengan tekanan udara 1006 hektopascal (hPa).

"Bibit Siklon Tropis 94W bergerak ke arah barat-barat laut dan membentuk daerah konvergensi serta konfluensi yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara signifikan," kata Henokhavita dikutip dari Antara, Senin (3/8/2026).

Selain dipicu oleh Bibit Siklon 94W, daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi juga terbentuk membentang di pesisir barat Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, hingga Laut Jawa bagian barat.

Kondisi konvergensi serupa turut teridentifikasi memanjang di kawasan Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku Utara, hingga wilayah Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.

Untuk prakiraan cuaca di kota-kota besar Indonesia bagian barat, BMKG memprakirakan potensi hujan disertai petir terjadi di Padang dan Pontianak, serta hujan sedang di Kota Bengkulu.

Hujan dengan intensitas ringan berpeluang mengguyur Medan, Pekanbaru, Tanjungpinang, Jambi, Bandar Lampung, Serang, Semarang, dan Tanjung Selor.

Wilayah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, hingga Banjarmasin diprediksi dominan mengalami cuaca berawan hingga berawan tebal sepanjang hari.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah terdampak potensi hujan lebat untuk meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi.

Load More