Eko Faizin
Selasa, 28 Juli 2026 | 12:49 WIB
Di bawah naungan Danantara, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM memperkuat perannya sebagai motor pemberdayaan keluarga prasejahtera. [Dok PNM]
Baca 10 detik
  • PT Permodalan Nasional Madani di bawah Danantara memperkuat pemberdayaan keluarga prasejahtera melalui pembiayaan tanpa agunan dan pendampingan berkelanjutan.
  • Riset BRI Research Institute tahun 2023 mencatat 69,2 persen nasabah ultra mikro PNM mengalami peningkatan ketahanan keuangan keluarga.
  • Peningkatan ketahanan keuangan tersebut membantu keluarga prasejahtera menghadapi situasi darurat tanpa harus terjebak pinjaman ilegal.

Ketika kondisi ekonomi rumah tangga lebih stabil, orang tua memiliki peluang lebih besar untuk memastikan anak tetap bersekolah, memperoleh gizi yang memadai, serta tidak harus ikut bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Stabilitas ekonomi menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi anak untuk belajar dan berkembang, sekaligus memperkecil risiko lahirnya kembali siklus kemiskinan antargenerasi.

Di tingkat yang lebih luas, peningkatan ketahanan keuangan jutaan keluarga ultra mikro turut memperkuat daya tahan ekonomi nasional.

Rumah tangga yang memiliki cadangan keuangan cenderung mampu mempertahankan konsumsi ketika terjadi perlambatan ekonomi, sehingga aktivitas ekonomi lokal tetap bergerak.

Kindaris menambahkan bahwa keberhasilan pemberdayaan tidak hanya diukur dari besarnya pembiayaan yang disalurkan, melainkan dari meningkatnya kemampuan keluarga untuk menghadapi masa depan dengan lebih percaya diri.

"Itulah dampak yang terus kami upayakan bersama Danantara, menghadirkan pembiayaan yang tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga membangun ketahanan keluarga Indonesia," tambahnya.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, PNM terus memperluas dampak tersebut melalui model pembiayaan tanpa agunan yang dipadukan dengan pemberdayaan.

Pendekatan ini memastikan bahwa inklusi keuangan tidak berhenti pada akses terhadap modal, tetapi berlanjut menjadi peningkatan kapasitas, perubahan perilaku finansial, dan terciptanya keluarga-keluarga yang lebih tangguh.

Dari jutaan ibu yang semakin disiplin mengelola keuangan, lahir fondasi ekonomi yang lebih kuat bagi Indonesia. Dimulai dari keluarga, diteruskan kepada anak-anak, dan berdampak pada masa depan bangsa.

Load More