- Pelaksanaan SPMB SMA dan SMK Negeri Riau tahun ajaran 2026/2027 berlangsung lancar dengan sistem yang kini stabil.
- Sebanyak 80.966 akun telah terdaftar hingga Selasa, 16 Juni 2026, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat mengikuti proses daring.
- Panitia menetapkan batas akhir pemilihan sekolah pada 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB bagi seluruh calon peserta.
SuaraRiau.id - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Riau untuk Tahun Ajaran 2026/2027 bakal segera ditutup.
Tim Teknis SPMB Riau, Jeffri Hunter mengatakan pelaksanaan SPMB hingga saat ini berlangsung lancar dan kondusif.
Berbagai kendala teknis yang sempat muncul pada awal pelaksanaan telah berhasil diatasi sehingga layanan pendaftaran kini dapat diakses masyarakat dengan baik.
"Alhamdulillah, saat ini pelaksanaan SPMB berjalan lancar. Sistem sudah stabil dan tidak ada kendala yang berarti. Masyarakat juga dapat mengakses layanan dengan baik," ujarnya.
Hingga Selasa (16/6/2026) pukul 14.28 WIB, jumlah akun Dapodik menunjukkan perkembangan positif yakni mencapai 80.966 akun.
Hal ini menandakan tingginya partisipasi masyarakat dalam mengikuti proses penerimaan murid baru yang digelar secara daring tersebut.
Dari jumlah akun aktif tersebut, sebanyak 74.281 calon murid telah menggunakan pilihan pertama dalam proses seleksi.
Sementara itu, 16.575 calon murid telah memanfaatkan kesempatan pilihan kedua dan 2.982 calon murid telah menggunakan hingga pilihan ketiga yang disediakan sistem.
Data tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran peserta dan orang tua untuk memanfaatkan seluruh peluang yang tersedia dalam SPMB.
Banyak calon murid mulai melakukan penyesuaian pilihan sekolah setelah memantau perkembangan perangkingan secara berkala, sehingga peluang diterima di sekolah tujuan menjadi lebih besar.
Menurut Jeffri, meningkatnya jumlah calon murid yang menggunakan pilihan kedua dan ketiga menunjukkan bahwa peserta semakin aktif memantau posisi mereka dalam perangkingan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi persaingan yang dinamis pada setiap sekolah tujuan.
Jeffri mengimbau peserta yang belum berada pada posisi aman agar segera memanfaatkan kesempatan pilihan kedua maupun ketiga sebelum masa pemilihan berakhir.
"Kalau pilihan baru satu dan posisinya sudah tidak aman atau keluar dari perangkingan, segera gunakan kesempatan pilihan kedua. Jangan menunggu sampai mendekati penutupan karena khawatir waktunya habis. Manfaatkan seluruh kesempatan yang masih tersedia," katanya.
Panitia mengingatkan bahwa batas akhir pemilihan sekolah akan ditutup pada 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
SPMB Riau Segera Ditutup, Panitia Imbau Siswa Lakukan Ini
-
MBG Disetop Akibat Dana Belum Cair, DPRD Riau: Bukan Ditutup tapi Evaluasi
-
DPRD Siak Soroti Kinerja Plt Direktur BSP, Didesak Mundur Imbas Proper Merah
-
Dorong Adopsi BRImo, BRI Siapkan Apresiasi Saldo Tabungan Emas bagi BRILink Agen
-
Dua Sejoli di Kampar Terciduk Curi Motor, Sempat Ngumpet di Atas Pohon