Eko Faizin
Rabu, 10 Juni 2026 | 14:58 WIB
Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto saat meninjau langsung kondisi jalan yang menghubungkan Pekanbaru-Siak, Selasa (6/1/2026). [Dok Humas Pemprov Riau]
Baca 10 detik
  • Plt Gubernur Riau menjanjikan perbaikan jalan penghubung Pekanbaru-Siak rampung sebelum Lebaran 2026 demi kelancaran aktivitas ekonomi warga.
  • Hingga Juni 2026, janji tersebut tidak terealisasi dan kondisi kerusakan jalan di ruas Gasib-Maredan semakin parah.
  • Kerusakan jalan menyebabkan waktu tempuh perjalanan menjadi lebih lama serta mengakibatkan kerusakan kendaraan bagi para pengguna jalan.

"Lubang dalam dan besar-besar sudah hampir menyeluruh sepanjang jalan. Susah untuk memilih mana jalan bagusnya. Salah salah terjatuh bisa celaka dan nyawa melayang," sebutnya.

Sementara Ferdaus (37), pengendara asal Kabupaten Bengkalis menyebut kerusakan jalan membuat jarak tempuh Bengkalis ke Pekanbaru menjadi lama.

"Biasanya dari Bengkalis paling lambat empat jam atau paling lambat empat setengah jam sekarang bisa menjadi lima atau enam jam," ungkap Ferdaus.

Selain rugi pada waktu, Ferdaus juga menyampaikan bahwa kerusakan pada mobilnya juga kerap terjadi lantaran lubang dalam dan lebar tersebut.

"Kaki kaki mobil  sebentar sekali rusak. Kemarin velg penyot melantak (menabrak) lubang itu. Memang tak bisa dielak. Semua sisi jalan belubang," bebernya.

Ferdaus berharap, jalan tersebut bisa lekas diperbaiki oleh Pemprov Riau, sebab jalan tersebut merupakan penghubung tiga kabupaten seperti Bengkalis, Meranti, dan Siak ke Pekanbaru.

Load More