Eko Faizin
Senin, 01 Juni 2026 | 12:33 WIB
Ilustrasi pasar murah. [ANTARA/Nirkomala].
Baca 10 detik
  • Operasi pasar murah kembali digelar di kabupaten/kota wilayah Riau.
  • Pasar murah pada pekan pertama Juni diadakan sebanyak empat kali.
  • Kegiatan tersebut berlangsung mulai 2-5 Juni di Siak dan Pekanbaru.

SuaraRiau.id - Pemprov Riau kembali menggelar kegiatan operasi pasar murah yang tersebar di kabupaten/kota untuk bulan Juni 2026.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Tetty Nurdianti menyebutkan pada pekan pertama Juni diadakan sebanyak empat kali.

"Untuk pekan ini, kita gelar sebanyak empat kali. Karena hari ini bertepatan dengan Libur Nasional Hari Lahir Pancasila, operasi pasar murah dimulai pada Selasa besok," terang Tetty, Senin (1/6/2026).

Dia menyampaikan, untuk Selasa 2 Juni bakal digelar di Halaman Kantor Lurah Minas Timur, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

"Pada Rabu 3 Juni, digelar di  Halaman Kantor Kelurahan Industri, Kecamatan Tenayanraya, Kota Pekanbaru," kata Tetty.

Sementara pada 4 Juni, di Jalan Limbungan, Gang Gajus, RT 01 RW 10, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, dan Jumat 5 Juni di Halaman Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayanraya.

Dia mengingatkan, bagi warga yang ingin berbelanja pada kegiatan Operasi Pasar Murah, diharapkan dapat mengantre dengan tertib dan datang pada waktu yang telah ditentukan.

"Operasi pasar murah digelar pada pukul 09.00 wib. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik," tegas Tetty.

Sejumlah bahan pokok tersedia di operasi pasar murah, di antaranya beras SPHP Rp60rb per 5 kilogram, beras anak daro dan beras sokan Rp165 ribu per 10 kg, beras sokan dan beras anak daro Rp83 ribu per 5 kg.

Gula pasir dibanderol dengan harga Rp18 ribu per kg dan minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus.

Untuk garam krista Rp2 ribu per 200 gram, garam nusantara Rp2 ribu per 250 gram dan telur Rp49 ribu per papan.

"Sementara itu cabai merah, bawang merah, bawang putih menyesuaikan harga petani," jelas Tetty.

Load More