- Pemprov Riau mencari pemasukan lewat pendapatan asli daerah.
- Tim Optimalisasi Pajak Daerah (OPAD) dibentuk untuk kerja terorganisir.
- Tim OPAD dibagi tiga pokja yang memiliki fokus penanganan berbeda.
SuaraRiau.id - Pemprov Riau terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dengan membentuk Tim Optimalisasi Pajak Daerah (OPAD) yang memiliki struktur kerja terorganisir.
Sekda Riau, Syahrial Abdi menggelar Rapat Kerja Optimalisasi Pajak Daerah dengan melibatkan berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memperkuat sinergi lintas sektor.
"Secara strategis gubernur dan Forkopimda sejak dua bulan lalu telah membahas gagasan tentang peningkatan pendapatan daerah dengan melibatkan Forkopimda," ujarnya, Senin (27/4/2026).
Tim OPAD dibagi menjadi tiga kelompok kerja atau pokja yang masing-masing memiliki fokus penanganan berbeda. Setiap pokja melibatkan unsur Forkopimda.
Pokja pertama atau Satgas 1 menangani Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta pajak alat berat.
Sementara itu, Satgas 2 berfokus pada Pajak Air Permukaan dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Adapun Satgas 3 bertugas mengoptimalkan pajak sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan.
"Kita samakan persepsi hari ini, intinya semua potensi yang memungkinkan untuk peningkatan optimalisasi pendapatan akan digali," ungkap Syahrial.
Pembagian pokja diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kerja berdasarkan data dan potensi yang dimiliki masing-masing sektor.
Sekda juga menekankan pentingnya kesamaan visi antar seluruh pihak agar program berjalan maksimal.
Syahrial juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah optimis akan memiliki target yang jelas dalam upaya ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Tingkatkan PAD, Pemprov Riau Bikin 3 Pokja Cari Pemasukan Daerah
-
Mata Elang Berulah Kembali, Kini Viral Lagi Keroyok Warga Pekanbaru
-
Belasan Sapi Ukuran Jumbo Diajukan Jadi Hewan Kurban Presiden di Riau
-
PHR Perkuat Sinergi dalam Mitigasi Karhutla di Riau
-
Jadi Tersangka, Pria Gigit Jari Warga Pekanbaru hingga Putus Akhirnya Ditahan