Eko Faizin
Senin, 27 April 2026 | 12:27 WIB
Ilustrasi - Tingkatkan PAD, Pemprov Riau Bikin 3 Pokja Cari Pemasukan Daerah [istock]
Baca 10 detik
  • Pemprov Riau mencari pemasukan lewat pendapatan asli daerah.
  • Tim Optimalisasi Pajak Daerah (OPAD) dibentuk untuk kerja terorganisir.
  • Tim OPAD dibagi tiga pokja yang memiliki fokus penanganan berbeda.

SuaraRiau.id - Pemprov Riau terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dengan membentuk Tim Optimalisasi Pajak Daerah (OPAD) yang memiliki struktur kerja terorganisir.

Sekda Riau, Syahrial Abdi menggelar Rapat Kerja Optimalisasi Pajak Daerah dengan melibatkan berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memperkuat sinergi lintas sektor.

"Secara strategis gubernur dan Forkopimda sejak dua bulan lalu telah membahas gagasan tentang peningkatan pendapatan daerah dengan melibatkan Forkopimda," ujarnya, Senin (27/4/2026).

Tim OPAD dibagi menjadi tiga kelompok kerja atau pokja yang masing-masing memiliki fokus penanganan berbeda. Setiap pokja melibatkan unsur Forkopimda.

Pokja pertama atau Satgas 1 menangani Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta pajak alat berat.

Sementara itu, Satgas 2 berfokus pada Pajak Air Permukaan dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Adapun Satgas 3 bertugas mengoptimalkan pajak sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan.

"Kita samakan persepsi hari ini, intinya semua potensi yang memungkinkan untuk peningkatan optimalisasi pendapatan akan digali," ungkap Syahrial.

Pembagian pokja diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kerja berdasarkan data dan potensi yang dimiliki masing-masing sektor.

Sekda juga menekankan pentingnya kesamaan visi antar seluruh pihak agar program berjalan maksimal.

Syahrial juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah optimis akan memiliki target yang jelas dalam upaya ini.

Load More