Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad (tengah), didampingi Dirkrimum Kombes Pol Hasyim Risahondua serta Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta saat memberikan keterangan kepada awak media di Pekanbaru. [Suara.com/Rahmat Zikri]
Baca 10 detik
- Mantan menantu diduga terlibat dalam pembunuhan wanita lansia di Pekanbaru.
- Tak hanya menghabisi nyawa korban, para pelaku membawa kabur barang berharga.
- Ternyata, rumah korban sempat mengalami percobaan pembobolan awal April 2026.
"Diduga ada keterkaitan antara percobaan pembobolan sebelumnya dengan kejadian ini. Namun masih terus kami dalami," tambahnya.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut melibatkan tim Inafis dan DVI Polda Riau. Selain itu, pendampingan psikologis juga diberikan kepada keluarga korban untuk membantu pemulihan trauma.
"Kami juga menurunkan tim trauma healing karena peristiwa ini berdampak besar bagi keluarga," kata Pandra.
Rencananya, jenazah korban akan dimakamkan pada 2 Mei 2026. Polisi pun meminta dukungan masyarakat agar proses pengungkapan kasus ini dapat segera tuntas.
Kontributor : Rahmat Zikri
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
SF Hariyanto: Tidak Ada Pemberhentian PPPK di Riau
-
Serangan Monyet Liar di Tembilahan Lukai Warga, Penembak Dikerahkan