- Investasi pada sepatu lari buka sekadar investasi pada kesehatan.
- Melainkan juga tentang kenyamanan, dan performa berlari kamu.
- Kelima sepatu ini punya bobot yang ringan dan bantalan yang empuk.
SuaraRiau.id - Bagi seorang pelari, setiap gram yang menempel di kaki sangatlah berharga. Sepatu lari yang berat bisa terasa seperti pemberat yang menguras energi di setiap langkah.
Sepatu lari kekinian harus memiliki bobot super ringan dan bantalan super empuk agar setiap langkahnya mengoptimalkan performa.
Sepatu running yang ringan mengurangi beban kerja otot, sementara bantalan yang empuk dan responsif mampu mengembalikan energi di setiap tolakan.
Berikut 5 rekomendasi sepatu lari terbaik yang ringan dan empuk untuk setiap langkahnya.
1. Hoka Clifton 10
Melansir Jadwallari, Hoka Clifton 10 sering menjadi referensi pembanding bagi sepatu lari karena terkenal dengan bantalan yang sangat empuk.
Seri Clifton dikenal memberikan kombinasi yang menarik antara max cushioning dan responsivitas. Artinya, sepatu tetap terasa empuk saat menapak, tetapi tidak membuat langkah terasa berat.
2. Ortuseight Hyperblast & Hypersonic
Ortuseight Hyperblast dan Hypersonic menjadi pilihan menarik bagi kamu yang mencari sepatu untuk daily running dengan karakter ringan dan responsif.
Seri Hypersonic secara khusus dikenal memiliki desain yang sangat ringan sehingga membantu menjaga ritme langkah tetap cepat dan efisien.
Sensasi responsif pada midsole membuat setiap pijakan terasa lebih bertenaga, terutama saat kamu meningkatkan tempo lari.
3. Kanky x Tirta Story Mizu
Sepatu Kanky x Tirta Story Mizu menjadi salah satu sepatu lari lokal yang cukup menarik perhatian, terutama karena fokusnya pada kenyamanan kaki sejak langkah pertama.
Sepatu ini menggunakan insole adaptif yang mengikuti kontur telapak kaki secara alami.
Tujuannya membantu mengurangi tekanan pada tumit dan telapak kaki saat berlari, terutama ketika kaki berulang kali menyentuh permukaan jalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem Pembiayaan Keluarga Prasejahtera
-
Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru
-
Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis