- Kasus siswa SMP Islamic Center Siak meninggal masih diselidiki pihak kepolisian.
- Korban tewas sesaat setelah ledakan akibat senapan rakitan ketika ujian praktik.
- Beberapa fakta dirangkum terkait tragedi memilukan murid SMP berinisial MA.
Barang-barang tersebut telah dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Riau untuk dilakukan uji teknis guna memastikan penyebab pasti ledakan.
4. Kepsek dan guru diperiksa
Dalam kesempatan lain, Kasatreskrim Kosmos juga mengungkapkan perihal pemeriksaan terhadap kepala sekolah (kepsek) dan sejumlah tenaga pendidik SMP Islamic Center Siak.
Kosmos menyebut pemeriksaan itu seputar kejadian kecelakaan yang terjadi saat kegiatan pelaksanaan ujian praktik sains yang menimbulkan korban jiwa.
5. Anggota DPR minta sekolah dievaluasi
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta kepada pemerintah untuk mengevaluasi SMP Islamic Center Siak usai peristiwa senapan rakitan yang mengakibatkan seorang siswa meninggal.
Dia menyatakan evaluasi menyeluruh harus dilakukan terhadap praktik-praktik pembelajaran yang berpotensi membahayakan peserta didik di seluruh sekolah.
Menurut Abdullah, regulasi mewajibkan proses pembelajaran dilaksanakan secara aman, sesuai dengan perkembangan peserta didik, serta tidak membahayakan fisik maupun psikis siswa.
"Saya tidak habis pikir bagaimana praktik pembuatan senapan rakitan bisa dilakukan di lingkungan sekolah. Hal ini menunjukkan lemahnya sistem pengawasan pembelajaran yang seharusnya melindungi peserta didik," katanya seperti dilansir dari Antara.
6. Polres Siak lakukan trauma healing
Polres Siak memberikan penyembuhan trauma (trauma healing) terhadap siswa SMP Islamic Center Siak usai insiden ledakan senapan rakitan saat praktik sains.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menegaskan pentingnya penanganan aspek psikologis korban dan lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya pemulihan.
"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak tetap merasa aman dan terlindungi," ujarnya mengutip Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Ketua PP Siak Ditahan usai Jadi Tersangka Kecelakaan Tewaskan Pelajar 16 Tahun
-
KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang