Eko Faizin
Minggu, 15 Maret 2026 | 20:31 WIB
Ilustrasi - 143 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Paling Banyak Pelalawan [Ist]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 143 titik panas terdeteksi berada di sejumlah wilayah Riau.
  • Jumlah titik panas tersebut didominasi Pelalawan yang mencapai 49 titik.
  • Jarak pandang di Bandara Pekanbaru terpantau sepanjang 4 kilometer.

SuaraRiau.id - Sebanyak 143 titik panas terdeteksi di Provinsi Riau dengan jumlah terbanyak di Kabupaten Pelalawan yang mencapai 49 titik.

Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru Bella R. Adelia menyampaikan titik panas juga ada di Bengkalis (37), Rokan Hilir (27), Kota Dumai (14), Kepulauan Meranti (9), Siak (3), serta Indragiri Hilir dan Kampar masing-masing satu titik.

"Jumlah tersebut berdasarkan pembaruan data hingga Sabtu (14/3/2026) pukul 23.00 WIB," katanya, Minggu (15/3/2026).

Selain itu jarak pandang di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Minggu pagi terpantau sepanjang 4 kilometer dengan kondisi kabur.

Begitu juga di Bandara Japura Indragiri Hulu jarak pandangnya empat kilometer, serta di Pelalawan enam kilometer, dan Kampar tujuh kilometer.

Sementara di Pulau Sumatra terdeteksi 222 titik panas dengan Riau yang paling banyak. Kemudian Kepulauan Riau (30), Sumatera Selatan (13), Sumatera Barat (12), Jambi (10), Kepulauan Bangka Belitung (5), Bengkulu (4), Aceh (3), Sumatera Utara dan Lampung masing-masing satu.

Diketahui sejumlah daerah di Riau telah mengalami kebakaran hutan dan lahan beberapa hari belakangan.

Di Kabupaten Kampar, tim gabungan masih terus melakukan pemadaman agar api tidak meluas, mengingat lokasinya cukup dekat dengan permukiman warga.

Selain itu, kebakaran juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, kemudian di Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Tanah Putih di Rohil serta di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis.

Pemprov Riau menyampaikan terus memperkuat berbagai langkah penanganan karhutla, baik melalui operasi udara seperti modifikasi cuaca maupun melalui upaya pemadaman darat oleh tim gabungan. (Antara)

Load More