- BMKG Pekanbaru mendeteksi peningkatan 228 titik panas di Riau.
- Bengkalis menjadi daerah dengan hot spot terbanyak, yakni 118 titik.
- Di Pulau Sumatera terdeteksi 306 titik panas, Riau paling banyak.
SuaraRiau.id - BMKG Pekanbaru mendeteksi lonjakan 228 titik panas di Riau dengan jumlah terbanyak di Kabupaten Bengkalis 118 titik, sebagai tanda dugaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru Putri Santy S menyampaikan selain Bengkalis sebaran hot spot ada di Bengkalis (75), Indragiri Hilir (17), Kota Dumai (9), Siak (6), Kepulauan Meranti (2), dan Rokan Hilir (1).
"Jumlah tersebut berdasarkan pembaruan data hingga pukul 16.00 WIB, Selasa," jelasnya, Selasa (10/2/2026).
Di Pulau Sumatera terdeteksi 306 titik panas dengan Provinsi Riau paling banyak, disusul Kepulauan Bangka Belitung (25), Aceh (16), Sumatera Utara (16), Kepulauan Riau (11), Sumatera Barat (5), Jambi (3), dan Sumatera Selatan (1).
BPBD Damkar Riau mencatat sudah ada 10 kabupaten/kota di provinsi setempat yang terjadi karhutla pada awal 2026 dengan luasan 182,76 hektare.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Damkar Riau Jim Gafur mengatakan 10 daerah yang sudah terjadi karhutla tersebut, yakni Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Inhil, Kuantan Singingi (Kuansing), Dumai, dan Pekanbaru.
Karhutla di Kota Dumai hingga saat ini tercatat seluas 19,52 hektare, Bengkalis 65,51 hektare, Kepulauan Meranti 7,90 hektare, Siak 9,55 hektare, Pekanbaru 11,58 hektare, Kampar 8,50 hektare, Pelalawan 21 hektare, Inhu 1,20 hektare, Inhil 36,50 hektare, dan Kuansing 1,50 hektare.
Berdasarkan rincian luasan tersebut ditemukan 848 titik panas dengan jumlah titik api 79 lokasi.
Oleh karena itu, BPBD Damkar Riau meminta BPBD kabupaten/kota di provinsi itu untuk menetapkan status siaga darurat karhutla. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Detik-detik Kelahiran Anak Gajah di Kawasan Konservasi TNTN
-
Sempat Didatangi Wabup Kampar, Sekolah Tripleks Viral Akhirnya Diperbaiki Polisi
-
Sampel Bangkai Paus Terdampar di Indragiri Hilir Dikirim ke BRIN
-
Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat
-
Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK