- Beasiswa PKH 2026 untuk mahasiswa kini ditiadakan Pemkab Siak.
- Penghapusan beasiswa tersebut lantaran kondisi keuangan daerah.
- Namun, kebijakan ini berbeda dengan janji kampanye Bupati Afni.
SuaraRiau.id - Pemkab Siak meniadakan beasiswa untuk Program Keluarga Harapan (PKH) 2026 setelah sempat berjalan dari 2022 hingga 2025.
Program beasiswa PKH kini tak lagi diperpanjang pemerintah Siak lantaran tidak stabilnya kondisi keuangan daerah.
Penghapusan beasiswa PKH itu berbanding terbalik dengan janji kampanye pasangan Afni Zulkifli - Syansurizal saat mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Siak.
"Jangan takut, beasiswa PKH akan tetap ada malahan datanya nanti dibaguskan, mana yang nerhak menerima mana yang tidak. Kita rapikan," kata Afni dikutip di akun media sosialnya saat kampanye.
Tak hanya itu, Afni memastikan jika terpilih menjadi Bupati Siak beasiswa PKH tidak akan dihapuskan. Ia menjelaskan, dirinya seorang dosen sehingga memahami betul bagaimana kondisi kemahasiswaan.
"Beasiswa PKH kalau Bu Afni jadi Bupati bakal dihapus. Bohong! Saya ini dosen, yang ada malahan kita tingkatkan. Tepat sasaran," kata Afni dalam video.
Pada video lain yang diposting di akun TikTok @Afni.Z pada 13 November 2024, Afni menyayangkan sebuah pernyataan jika tidak memilih satu pasangan calon maka beasiswa PKH unggulan itu akan dihapuskan.
"Menurut saya pernyataan seperti ini sangatlah tidak tepat. Karena beasiswa yang berasal dari APBD dan PKH adalah suatu kewajiban," jelas Afni.
Belakangan, janji kampanye tersebut berbeda dengan kenyataan. Pemkab Siak menghapus beasiswa PKH 2026.
Seperti dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Kesra Pemkab Siak, Bayhaki menyatakan bahwa beasiswa PKH 2026 ditiadakan.
Penghapusan beasiswa PKH tersebut, kata Bayhaki, dikarenakan kondisi keuangan daerah yang tidak baik. Untuk beasiswa PKH, semuanya ditanggung mulai dari uang kuliah hingga biaya hidup.
Tak hanya itu, Pemkab Siak saat ini juga fokus terhadap beasiswa prestasi yang dapat membiayai ribuan mahasiswa dengan rata rata satu mahasiswa mendapat Rp1 juta per tahun.
"Biaya hidup per bulan untuk dalam Provinsi Riau Rp1,6 juta, dan luar Provinsi Riau Rp1,9 juta. Sebelum terdampak efesiensi, satu anak bisa mendapat bantuan hingga Rp3 jutaan," jelas Boy, Selasa (27/1/2026) siang.
Saat ini, tambah Bayhaki, untuk beasiswa PKH, Pemkab Siak fokus membayarkan beasiswa PKH yang sudah berjalan sejak tahun 2022-2025.
"Total penerima beasiswa PKH berjumlah 667 orang sejak 2022-2025. Terakhir di 2025 ada 89 anak yang mendapatkan beasiswa," kata Bayhaki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Pemkab Siak Hapus Beasiswa PKH, Berbeda dengan Janji Kampanye Bupati Afni
-
4 Pilihan MPV Bongsor Bekas: Kabin Ekstra Lapang, Cocok buat Mobil Mudik
-
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah Awal Februari, Cek Waktu dan Lokasinya
-
4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
-
6 Rekomendasi Parfum Wangi Awet di Indomaret, Harga 30 Ribuan