- Puluhan mahasiswa Unilak mengalami gangguan kesehatan massal.
- Peristiwa tersebut bermula dari acara di Hotel Grand Elite Pekanbaru.
- Pihak hotel mengaku tengah mengambil langkah-langkah penanganan.
SuaraRiau.id - Puluhan mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) mengeluhkan gejala mual, muntah, hingga diare usai mengikuti kegiatan Peningkatan Mutu Akademik di Hotel Grand Elite, Pekanbaru.
Ada 88 mahasiswa Unilak yang dilaporkan mengalami gangguan kesehatan dalam kegiatan yang dilakukan sejak tanggal 7-9 Januari 2026.
Anehnya, sejumlah mahasiswa itu malah mengalami gangguan di akhir kegiatan yakni 9 Januari 2026. Mereka merupakan mahasiswa Unilak angkatan 2023 penerima beasiswa prestasi Pemprov Riau.
Kepala Biro Akademik Unilak, Ade Irwanda menjelaskan bahwa pihak hotel telah menyampaikan rencana untuk membawa sampel makanan ke laboratorium guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Kami mendapat informasi bahwa pihak hotel akan membawa sampel makanan tersebut ke laboratorium. Hasilnya nanti akan disampaikan kepada kami," katanya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Meski terjadi insiden itu, Ade menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada mahasiswa yang harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.
"Alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada mahasiswa yang dirawat. Kondisi mereka sudah berangsur membaik, dan pihak hotel juga telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pihak kampus," ungkap dia.
Diketahui, dari total 183 mahasiswa penerima beasiswa yang mengikuti kegiatan, sebanyak 88 orang dilaporkan mengalami gangguan pencernaan setelah rangkaian acara berakhir.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat siang, 9 Januari 2026, yang merupakan hari terakhir kegiatan Peningkatan Mutu Akademik.
Sejumlah mahasiswa mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkan yang mereka alami. Salah seorang mahasiswa mengaku harus bolak-balik ke toilet hingga lebih dari 20 kali akibat diare yang dideritanya.
Pada awalnya, mahasiswa ini mengira hanya dirinya yang mengalami sakit perut. Namun seiring waktu berjalan, diketahui bahwa banyak rekan mahasiswa lainnya mengalami keluhan serupa.
Sedangkan mahasiswa lainnya mengaku sempat merasa takut untuk melaporkan kondisi kesehatan mereka di awal, karena mengira sakit yang dialami hanya bersifat ringan dan sementara.
Namun, setelah keluhan dirasakan oleh puluhan peserta, barulah diketahui bahwa kejadian tersebut merupakan insiden kesehatan massal.
Sementara itu, pihak Hotel Grand Elite Pekanbaru juga angkat bicara terkait keluhan kesehatan yang dialami para peserta kegiatan.
Marketing Hotel Grand Elite, Henni, menyampaikan bahwa manajemen hotel telah menerima informasi terkait kejadian tersebut dan langsung mengambil langkah-langkah penanganan.
"Selamat sore, terima kasih atas konfirmasinya. Manajemen Hotel Grand Elite telah menerima informasi adanya keluhan kesehatan yang dialami oleh sebagian peserta kegiatan setelah acara berlangsung," ujarnya, Senin (12/1/2026).
Henni menjelaskan, manajemen hotel telah melakukan koordinasi dan pertemuan langsung dengan pihak Unilak guna menyampaikan klarifikasi serta membahas langkah-langkah penanganan.
"Menindaklanjuti hal tersebut, manajemen telah melakukan koordinasi dan pertemuan langsung dengan pihak Universitas Lancang Kuning untuk menyampaikan klarifikasi serta langkah-langkah penanganan yang dilakukan," sebutnya.
Lebih lanjut, Henni menegaskan jika hingga saat ini, pihak hotel masih melakukan penelusuran internal secara menyeluruh sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku, termasuk pengecekan operasional dan pengambilan langkah-langkah preventif.
"Saat ini manajemen sedang melakukan penelusuran internal secara menyeluruh sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku, termasuk pengecekan operasional dan pengambilan langkah preventif. Hingga saat ini belum terdapat kesimpulan resmi terkait penyebab keluhan tersebut," jelas Henni.
Pihak Hotel Grand Elite mengaku berkomitmen mengedepankan keselamatan dan kenyamanan seluruh tamu, serta berjanji akan menyampaikan informasi lanjutan setelah proses penelusuran internal selesai.
"Manajemen berkomitmen mengedepankan keselamatan dan kenyamanan tamu, serta akan menyampaikan informasi lanjutan setelah seluruh proses penelusuran selesai," tutup Henni.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti gangguan kesehatan massal yang dialami puluhan mahasiswa Unilak tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kampus dan manajemen hotel.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mahasiswi Dibacok, DPR Desak Evaluasi Keamanan Kampus UIN Suska Riau
-
Pembacokan Mahasiswi UIN Suska: Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Terpikat Sejak Sama-sama KKN!
-
3 Fakta Baru Mahasiswa Bacok Mahasiswi UIN Suska: Asah Kapak dan Parang, Niat Aniaya Sejak 2025!
-
Viral Kronologi Pembacokan di UIN Suska Riau, Dari Niat Baik Berujung Obsesi Mematikan
-
Tutup Tahun 2025, BRI Cetak Laba Rp57,132 Triliun dan Komitmen Dukung Asta Cita Pemerintah