- PHR menggelar Pelatihan Laundry Sepatu di Dinas Sosial Riau.
- Sejumlah penyandang disabilitas mengikuti pelatihan tersebut.
- PHR Zona Rokan juga merancang program inklusif yang beragam.
SuaraRiau.id - Di sudut ruangan pelatihan yang penuh dengan aroma cairan pembersih dan deretan sikat halus, Ahmad Efendi tampak fokus. Tangannya dengan teliti menggosok bagian samping sepasang sepatu kets yang kusam.
Begitu juga temannya Erik, melakukan hal serupa, memastikan tidak ada noda yang tertinggal pada bagian midsole. Siang itu, 31 Oktober 2025 suasana di UPT Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Daksa, Dinas Sosial Riau terasa begitu semangat. Setiap gesekan sikat seolah menjadi permulaan menjemput masa depan yang lebih cerah.
Bagi Ahmad dan Erik, sepasang sepatu bukan sekadar alas kaki, melainkan simbol langkah baru menuju kemandirian ekonomi. Keduanya merupakan peserta penyandang disabilitas yang mengikuti Pelatihan Laundry Sepatu, sebuah inisiatif dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan bekerja sama dengan LPPM Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pilar ekonomi Program Pemberdayaan Komunitas Penyandang Disabilitas Pertamina (Pemko Pesmina) PHR, sebuah upaya terintegrasi mewujudkan ekosistem penyandang disabilitas yang mandiri dan inklusif.
Ahmad Efendi mengaku, teknik mencuci sepatu secara profesional merupakan ilmu baru yang sangat berharga baginya. Ia melihat potensi bisnis yang besar karena belum banyak penyedia jasa serupa di lingkungannya.
"Saya berterima kasih kepada PHR. Ini adalah ilmu yang bermanfaat dan bisa menambah pendapatan baru jika benar-benar ditekuni. Usaha laundry sepatu ini belum begitu banyak di tengah masyarakat, prospeknya sangat bagus," ujar Ahmad.
Senada dengan Ahmad, Erik juga merasa materi yang diberikan sangat aplikatif.
"Materinya jelas, mudah dipahami, dan langsung praktik. Saya jadi tahu teknik mencuci yang benar, cara pakai alatnya, hingga cara merawat sepatu pelanggan agar tidak rusak. Ini modal saya untuk buka usaha ke depan," ungkapnya penuh semangat.
PHR Zona Rokan berkomitmen mendukung dan memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkembang dan mandiri melalui program - program inklusif.
Melalui pelatihan laundry sepatu ini, PHR ingin memberikan 'kail' yang tepat agar rekan disabilitas memiliki rasa percaya diri dan daya saing di dunia usaha.
Kemandirian disabilitas tidak hanya dibangun melalui satu jenis keterampilan. PHR Zona Rokan juga telah merancang program inklusif yang beragam, mulai dari pelatihan kewirausahaan, pelatihan barista, pelatihan bakery dan pastry, pelatihan content creator, hingga dukungan infrastruktur berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Melati Rumbai.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan ekosistem kelompok penyandang disabilitas yang mandiri dan inklusif secara sosial-ekonomi.
"Program Pemko Pesmina merupakan salah satu bukti kepedulian PHR terhadap teman – teman disabilitas di sekitar wilayah operasi. Dengan pelatihan ini, harapannya dapat mendorong peningkatan ekonomi bagi rekan – rekan disabilitas yang ada. Pelatihan laundry sepatu ini merupakan salah satu pelatihan yang kami adakan, kegiatan lainnya berupa pelatihan barista, pelatihan bakery dan pastry. Total peserta untuk pelatihan ini sebanyak 30 orang," imbuh CID Manager Regional 1, Iwan Ridwan Faizal.
Pelatihan ini sekaligus menjadi bukti nyata PHR terus berupaya memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah operasi Zona Rokan. Lewat sikat dan busa pembersih, Ahmad, Erik, dan kawan-kawan lainnya kini tengah merajut masa depan yang lebih cerah.
PHR percaya bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berdaya secara ekonomi. Melalui langkah kecil ini, PHR mendorong kelompok disabilitas mampu menciptakan ekosistem sosial-ekonomi yang benar-benar inklusif, serta bisa mengisi ruang yang sama untuk tumbuh dan mandiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tak Ada Lawan, Agung Nugroho Kembali Jadi Ketua Demokrat Riau
-
Prakiraan Cuaca Wilayah Pekanbaru dan Kota Lain di Indonesia Hari Ini
-
Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas
-
Terungkap Belasan Ribu Alumni SMA-SMK Negeri di Riau Belum Ambil Ijazahnya
-
Dari Sabang hingga Merauke, Pendampingan PNM Jadi Ruang Tumbuh Usaha Ibu-Ibu Prasejahtera