- Wakil Gubernur Riau meminta pemasangan rambu peringatan di tempat wisata.
- Peringatan bahaya tersebut dipasang di daerah wsiata rawan banjir dan longsor.
- Kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi menjelang liburan Nataru.
SuaraRiau.id - Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto meminta pemasangan rambu-rambu peringatan seluruh lokasi wisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Papan peringatan tersebut dipasang, khususnya di daerah rawan banjir dan longsor. Bupati/wali kota diimbau untuk membuat surat edaran agar tidak berlibur ke wilayah yang rawan banjir dan longsor.
"Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan aktivitas wisata ke daerah yang berisiko," ujar SF Hariyanto, Senin (8/12/2025).
Dia menyebut, berdasarkan data BMKG kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi menjelang akhir tahun harus diantisipasi secara serius agar tidak menimbulkan korban jiwa. Karena itu, seluruh daerah diminta meningkatkan langkah keselamatan di kawasan wisata.
SF Hariyanto menegaskan, agar pengelola wisata dan pemerintah daerah maupun pihak keamanan memasang rambu-rambu peringatan yang jelas di titik rawan.
Rambu tersebut seperti penanda kawasan berbahaya dan jalur aman, serta melakukan pengawasan secara ketat selama masa libur.
Untuk mendukung pengamanan Nataru, Wakil Gubernur meminta Polda Riau dan jajaran TNI memastikan situasi keamanan tetap kondusif di seluruh wilayah wisata, termasuk mengantisipasi potensi risiko lalu lintas dan bencana.
SF Hariyanto juga meminta posko terpadu Nataru difungsikan optimal sebagai pusat kendali lapangan, dilengkapi pemantauan kendaraan serta pemeriksaan kesehatan dan keselamatan yang melibatkan unsur kepolisian dan tenaga kesehatan.
Menurutnya, apabila berdasarkan rekomendasi BMKG kondisi cuaca dinilai berbahaya, maka aktivitas dan perjalanan wisata harus ditunda.
"Hal tersebut demi menghindari risiko yang tidak diinginkan," ungkap SF Hariyanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
76 Ketua RT dan RW di Pekanbaru Resmi Dilantik, Bakal Ikuti Retret
-
BK DPRD Masih Periksa 2 Kader Golkar Riau Terkait Kerusuhan di Gedung Dewan
-
Kepengurusan Golkar Riau Disahkan, Ketua Yulisman: Tak Usah Sikut-sikutan
-
Suhardiman Amby Disebut Kumpulkan 46.500 Dolar Singapura untuk Menhut Raja Juli
-
KPK Telusuri Pertemuan Suhardiman Amby, Ketua DPRD Kuansing dengan Raja Juli