- Bupati Siak Afni ikut menjadi sorotan usai mengomentari postingan Tere Liye.
- Unggahan Tere Liye itu terkait kasus korupsi yang melanda pejabat di Riau.
- Dalam komentar balasannya, Tere nampak menyampaikan nada sentilan.
"Minyak bumi, akasia, CPO sawit, dll lebih banyak pergi ke Negara, sementara imbal bagi hasilnya jadi bancakan dan rakyat kami masih banyak hidup dalam garis kemiskinan," sebut Bupati Siak.
"Jangan sebut kami rakyat-rakyat yang to*** Bang. Kami juga ingin melawan, tapi bisa apa. Berilah ruang kami rakyat Riau berduka. Sebelum esok hari rakyat kami berpikir harus makan dari mana dan masa bodo dgn semua kemunafikan Bangsa," imbuhnya.
Komentar Bupati Afni pun lantas dibalas pemilik unggahan, Tere Liye yang menyampaikan kalimat makjleb.
Tere Liye mengaku sudah menulis tentang pejabat Riau yang terjerat kasus hukum alias masuk penjara berkali-kali.
"Kamu ini mantan jurnalis bukan? Harusnya paham maksud tersirat dan tersurat sebuah tulisan. Baiklah sy jelaskan khusus buat kamu dan buat siapapun yg tersinggung," balas Tere Liye ditujukan ke Afni.
"Jadi, silahkan kalian bercermin, masuk tidak kategori2 tsb? Jika tdk masuk, buat apa kamu menjelaskan panjang lebar? Nah, saat kita berusaha habis2an menjelaskan, boleh jadi, karena tulisan ini benar dan akurat sekali," demikian bagian komentar balasan Tere Liye.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Promo Alfamart 1-15 Mei 2026, Diskon Sunscreen hingga Produk Makeup
-
Klasterisasi Pala Jadi Strategi PNM Perkuat Ekonomi Perempuan Berbasis Potensi Lokal
-
Pekanbaru Segera Kucurkan Beasiswa Rp10 M untuk Mahasiswa dan Tahfidz
-
Sawit Mitra Swadaya Riau Melemah, Harganya Turun Jadi Rp3.832 per Kg
-
Kejinya Ibu Tiri di Siak: Anak 6 Tahun Dihantam Kayu, Dilempar Bata hingga Meninggal