- Bupati Siak Afni ikut menjadi sorotan usai mengomentari postingan Tere Liye.
- Unggahan Tere Liye itu terkait kasus korupsi yang melanda pejabat di Riau.
- Dalam komentar balasannya, Tere nampak menyampaikan nada sentilan.
SuaraRiau.id - Bupati Siak Afni Zulkifli menuai sorotan usai kedapatan mengomentari postingan penulis ternama Tere Liye di platform Facebook, Kamis (6/11/2025).
Melalui akunnya, Tere Liye menyampaikan pandangan soal operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) yang menjerat Gubernur Riau Abdul Wahid bersama beberapa pihak lain.
Hal inilah yang membuat Afni sepertinya berbeda pendapat dengan apa yang disampaikan sang penulis. Di sisi lain, harta kekayaan Bupati Siak ini menjadi perhatian.
Berdasarkan beberapa sumber, total kekayaan Bupati Afni Rp963,9 juta. Hal ini sesuai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan saat maju sebagai calon Bupati Siak pada Agustus 2024.
Dalam dokumen tersebut, Afni melaporkan kekayaannya terdiri dengan nilai Rp750 juta untuk satu bidang tanah seluas 458 m² dan bangunan 400 m² di Pekanbaru.
Untuk kendaraan, ia memiliki satu unit mobil BMW Sedan 2003 senilai Rp70 juta, dan satu sepeda motor merek Yamaha Rp20 juta.
Sementara Kas dan Setara Kas senilai Rp123,9 juta serta tidak tercatat utang maupun aset lain.
Sebelumnya Bupati Afni nampak berdebat dengan penulis Tere Liye terkait operasi tangkap tangan KPK yang mengamankan Gubernur Riau Abdul Wahid.
Tere Liye dalam akun pribadi Facebooknya, Kamis (6/11/2025) mengunggah tangkapan layar berita media online berjudul "Gubernur Riau Abdul Wahid Diduga Terima 3 Kali Setoran Fee, Ini Rinciannya".
Selain unggahan itu, dia menyampaikan pandangan dengan bahasa kiasan dan sindiran. Bahkan juga menyinggung soal 4 gubernur Riau yang tersandung korupsi.
Dari unggahan Tere Liye itu, ada salah satu komentar yang menjadi sorotan, yakni komentar Bupati Siak Afni Zulkifli.
Dalam pernyataannya di kolom komentar, Bupati Afni melalui akun Afni Z terlihat tidak sepaham dengan postingan yang disampaikan Tere Liye.
"Bang, saya salah satu Bupati di Riau yang suka dengan tulisan2 Tere Liye yang renyah. Saya tau Negeri kami menghasilkan banyak pemimpin yg jatuh di lubang sama berkali-kali. Tapi tolonglah, meski kami bukan saudaranya para Gubernur tsb, berilah kami ruang merasa malu yang cukup, ruang untuk berduka, karena kesalahan ini bukannya kesalahan kolektif," tulis Afni.
"Janganlah sebut 'rakyat-rakyat to***'. Sakit bang bacanya. Dari Negeri kami juga banyak melahirkan Ulama-ulama, Sultan kami menyerahkan harta dan tahta untuk Indonesia merdeka. Boleh bilang kami berada di Negeri penghasil koruptor, tapi bukankah koruptor itu ada dimana-mana," sambungnya.
Menurut Afni, boleh menghina-hina Riau, tapi sejak Indonesia merdeka, Riau menjadi salah satu penghasil devisa terbesar Negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga
-
Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara
-
Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat
-
Agung Nugroho: Jangan Ada Lagi Warga Pekanbaru yang Tak Punya Rumah
-
Detik-detik Kelahiran Anak Gajah di Kawasan Konservasi TNTN