- Gubernur Riau Abdul Wahid terjaring OTT KPK
- Pendakwah UAS ikut klarifikasi terkait penangkapan itu
- Menurut UAS, Gubernur Wahid hanya dimintai keterangan
SuaraRiau.id - Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) turut mengklarifikasi kabar operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) yang melibatkan Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid.
Diketahui, beredar kabar Gubernur Abdul Wahid ditangkap bersama 9 pihak lain di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau, Senin (3/11/2025).
UAS menyatakan Gubernur Wahid hanya dimintai keterangan oleh pihak KPK, dan tidak ditemukan barang bukti atau penangkapan bersamanya.
"Yang betul itu Kadis PUPR dan Kepala UPT yang OTT dan Gubernur Riau dimintai keterangan," katanya dalam video berdurasi 14 detik yang diterima Suara.com, Senin malam.
Sementara itu, kegiatan OTT KPK dilakukan di Dinas PUPR Provinsi Riau dan melibatkan beberapa pihak terkait di lingkungan dinas tersebut.
Pernyataan tersebut memperkuat bahwa Gubernur Riau bukan merupakan pihak yang diamankan dalam OTT, melainkan dimintai keterangan sebagai bagian dari proses pemeriksaan yang sedang berlangsung.
Keterangan UAS tentu saja menjadi sorotan lantaran, ustaz ternama ini memang Dewan Penasehat Tim Pemenangan ketika Wahid mencalonkan diri dalam Pilkada Riau bersama SF Hariyanto.
Sang ustaz memberi dukungan penuh kepada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 01, Abdul Wahid-SF Hariyanto ketika itu.
UAS pun membuat nota kesepakatan dengan pasangan calon Abdul Wahid dan SF Hariyanto. Ada 16 poin kesepakatan jika nantinya menang Pilkada Riau.
Nota kesepakatan diteken langsung UAS dengan Abdul Wahid dengan tandatangan basah keduanya.
Kala itu, UAS menyebut bahwa kesepakatan tersebut jangan sampai tidak ada hitam diatas putih, lantaran dirinya mendukung selama kepemimpinan Abdul Wahid.
"Saya bilang saya ini bukan sehari dua hari dukung mendukung ini. Saya mendukung itu ada poin-poinnya yang siap ditandatangani oleh Bang Abdul Wahid dan Pak SF Hariyanto," ungkap UAS di cuplikan video dikutip Senin (17/3/2025).
Selain itu, dalam berbagai kesempatan, UAS terang-terangan mendukung Wahid dan SF Hariyanto. Sang dai mengajak untuk memenangkan pasangan yang mempunyai slogan Bermarwah.
"Banyak yang bertanya mengapa mendukung Bang Wahid, saya mendukung beliau karna beliau ini orang baik, punya keberanian saat di DPR memperjuangkan hak-hak Riau, punya kemampuan, rekam jejaknya tidak ada masalah," kata UAS di hadapan warga Bengkalis kala itu.
Dia juga tak takut dicemooh lantaran memperjuangkan pilihan politiknya. Itu dilakukannya, semata-mata demi kemajuan Riau agar jauh lebih baik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat
-
KPK Soroti 8 Area Rawan Korupsi di Siak, Bupati Afni Diberi Waktu Tiga Bulan
-
Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
-
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus
-
Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH