- Gubernur Riau Abdul Wahid terjaring OTT KPK, Senin (3/11/2025)
- Sebelum menjabat Gubernur, Abdul Wahid merupakan anggota DPR RI
- Selain sebagai Ketua PKB Riau, dia adalah Direktur PT Malay Nusantara Cipta
SuaraRiau.id - Gubernur Riau, Abdul Wahid dikabarkan ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pekanbaru, Senin (3/11/2025).
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto membenarkan bahwa Abdul Wahid termasuk di antara pihak-pihak yang diamankan dalam operasi senyap itu.
"(Abdul Wahid) salah satunya (yang tertangkap)," kata Fitroh keterangannya, Senin (3/11/2025).
Meski belum bisa merinci daftar pejabat yang terjaring OTT, Fitroh menjelaskan bahwa tim di lapangan tidak hanya mengamankan sang gubernur.
Ia menyebut ada beberapa orang lain yang turut ditangkap dalam OTT tersebut, namun belum merinci total jumlah maupun identitas mereka.
Lantas siapakah Abdul Wahid, Gubernur Riau yang terjaring operasi KPK?
Abdul Wahid lahir 21 November 1980 di Dusun Anak Peria Desa Belaras, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir.
Dia merupakan politikus PKB yang menjabat sebagai anggota DPR-RI periode 2019-2024 mewakili dapil Riau II.
Wahid pernah mengenyam pendidikan di pondok pesantren.
Setelah menuntaskan sebagai santri, dia mendaftar menjadi mahasiswa IAIN Suska Riau (sekarang UIN Suska). Ia pun belajar di Fakultas Tarbiyah jurusan Pendidikan Agama Islam.
Pada Pemilu 2019, Wahid duduk di kursi DPR RI. Dia menjadi satu-satunya politisi yang terpilih dari beberapa anggota DPRD Riau yang juga sama-sama bertarung maju ke DPR RI.
Abdul Wahid menjadi salah satu dari 13 perwakilan Riau yang telah berjuang membawa aspirasi masyarakat Provinsi Riau di Senayan.
Pemilu 2024, dia kembali dipercaya oleh masyarakat Riau untuk kembali duduk di kursi Senayan untuk periode yang kedua dengan memperoleh suara terbanyak dari seluruh calon DPR RI baik Dapil Riau 1 maupun Dapil Riau 2.
Selain sebagai Ketua PKB Riau, Abdul Wahid adalah Direktur PT Malay Nusantara Cipta. Ia pernah juga menjabat Ketua Fraksi PKB di DPRD Riau periode 2009-2014 dan 2014-2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Kejati Sumsel Tegaskan BRI Bersih dari Aliran Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Penuh
-
UAS Beberkan soal Rekaman KPK, Sebut Abdul Wahid Ngaku Diancam
-
UAS Jadi Saksi Sidang Abdul Wahid, Ruangan Didominasi Pengunjung Emak-emak
-
Wanita di Pelalawan Ditusuk Puluhan Kali, Minta Tolong ke Rekan Kerja lewat WA
-
Abdul Wahid Disebut Berulang Kali Larang Tim Campuri Proyek di PUPR Riau