- Gubernur Riau Abdul Wahid terjaring OTT KPK
- Seiring dengan itu, harta kekayaannya menjadi sorotan
- Kekayaannya meliputi tanah, bangunan hingga kendaraan
SuaraRiau.id - Gubernur Riau Abdul Wahid dikabarkan menjadi salah satu pihak yang terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) pada Senin (3/10/2025).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa selain Gubernur Abdul Wahid, pihaknya juga mengamankan 9 orang lain.
"Dari 10 orang tersebut, pihak-pihak yang diamankan dari pihak-pihak penyelenggara negara. Jadi nanti kami akan update juga siapa saja yang diamankan," katanya kepada wartawan, Senin (3/10/2025).
Budi menyampaikan bahwa dalam OTT ini, KPK mengamankan sejumlah uang yang juga menjadi barang bukti.
Seiring dengan penangkapan Gubernur Abdul Wahid, harta kekayaannya pun menuai sorotan.
Harta kekayaan Abdul Wahid
Gubernur Abdul Wahid mempunyai harta kekayaan sebesar Rp4,8 miliar.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Gubernur Abdul Wahid mempunyai harta kekayaan sebesar Rp4,8 miliar.
Dia melaporkan harta kekayaannya pada 31 Maret 2024 untuk periodik 2023 saat menjabat anggota DPR RI. Berikut ini rincian harta kekayaan Gubri Abdul Wahid berdasarkan e-lhkpn KPK:
Rincian Harta Kekayaan
A. Tanah Dan Bangunan Rp4.905.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/100 m2 di Kab / Kota Kota Pekanbaru , Hasil Sendiri Rp800.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 375.75 m2/375.75 m2 di Kab / Kota Kota Pekanbaru , Hasil Sendiri Rp55.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 10000 m2/100000 m2 di Kab / Kota Indragiri Hilir, Hasil Sendiri Rp20.000.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 20000 m2/20000 m2 di Kab / Kota Kota Pekanbaru , Hasil Sendiri Rp800.000.000
5. Tanah dan Bangunan Seluas 450 m2/450 m2 di Kab / Kota Kota Pekanbaru , Hasil Sendiri Rp100.000.000
6. Tanah dan Bangunan Seluas 14900 m2/14900 m2 di Kab / Kota Kampar, Hasil Sendiri Rp200.000.000
7. Tanah dan Bangunan Seluas 16400 m2/16400 m2 di Kab / Kota Kampar, Hasil Sendiri Rp120.000.000
8. Tanah dan Bangunan Seluas 21000 m2/21000 m2 di Kab / Kota Kampar, Hasil Sendiri Rp120.000.000
9. Tanah dan Bangunan Seluas 18400 m2/18400 m2 di Kab / Kota Kampar, Hasil Sendiri Rp120.000.000
10. Tanah dan Bangunan Seluas 10300 m2/10300 m2 di Kab / Kota Kampar, Hasil Sendiri Rp120.000.000
11. Tanah dan Bangunan Seluas 18200 m2/18200 m2 di Kab / Kota Kampar, Hasil Sendiri Rp150.000.000
12. Tanah dan Bangunan Seluas 1555 m2/1555 m2 di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan, Hasil Sendiri Rp2.300.000.000
B. Alat Transportasi Dan Mesin Rp780.000.000
1. Mobil, Toyota Fortuner Jeep Tahun 2016, Hasil Sendiri Rp400.000.000
2. Mobil, Mitsubishi Pajero Tahun 2017, Hasil Sendiri Rp380.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya Rp. ----
D. Surat Berharga Rp. ----
E. Kas dan Setara KAS Rp621.046.622
F. Harta Lainnya Rp. ----
Sub Total Rp6.306.046.622
Hutang Rp1.500.000.000
Total Harta Kekayaan Rp4.806.046.622.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
BRI Jalin Kolaborasi dengan BP Batam, BKPM dan Kementerian UMKM untuk Perkuat Investasi Daerah
-
Petani Buah Naga di Banyuwangi Naik Kelas Berkat Program Klasterku Hidupku BRI
-
Rencana Pajak Sawit Rp1.700 per Batang di Riau Dinilai Tak Berdasar: Peluang Korupsi
-
5 Mobil Bekas Murah dari Toyota: Nyaman dan Ekonomis untuk Jangka Panjang
-
Pameran IDENTIC 4: Mengulas Ijazah Jokowi dari Sisi Desain Grafis