- Dengan budget di bawah Rp50 juta, Anda memiliki pilihan mobil keluarga
- Saat membeli mobil di usia tersebut, kondisi adalah raja
- Selalu lakukan inspeksi total dengan mengajak mekanik terpercaya
Secara umum ada dua varian Taruna yaitu sasis pendek (C-series) dan sasis panjang (F-series).
Kubikasi mesinnya juga awalnya tersedia 1.600 cc, kemudian pada tahun terakhir turun jadi 1.500 cc. Semua pakai sistem injeksi.
Fitur pada varian tertinggi, sudah dilengkapi velg alloy, tape, side body moulding, serta electric window.
Dengan anggaran Rp50 jutaan, Anda bisa memilih Taruna generasi awal yaitu tahun 1999-2000.
3. Kijang Super
Kijang Super sampai hari ini tercatat sebagai generasi Kijang paling laris. Dengan populasi besar, perawatan mobil ini jadi semakin mudah, spare part tidak ada masalah.
Dibanding pendahulunya, Grand Extra unggul pada bodi karena dibentuk dengan mesin press dan las titik. Bodi jadi bebas dempul, bobot lebih ringan. Artinya, konsumsi BBM juga lebih efisien.
Meski masih pakai mesin 5K 1.500 cc, tetapi tenaga didongkrak menjadi 72 Ps dan torsi 120 Nm.
Secara umum, variannya adalah Kijang Grand Extra, Kijang Deluxe, dan Kijang Standar. Belakangan Deluxe di-upgrade manjadi Kijang G. Masing-masing varian tersedia dalam versi sasis panjang dan sasis pendek.
Soal fitur memang masih tetap sederhana. Namun Kijang tetap laris karena keunggulan-keunggulannya. Terutama kabin yang luas, sasis kuat berkat ladder frame, dan kemudahan perawatannya.
Dengan anggaran di bawah Rp50 jutaan, pilihan terbaik adalah Grand Extra produksi tahun-tahun terakhir yaitu, 1996-1997. Ini generasi terakhir sebelum masuk era Kijang kapsul.
4. Suzuki Carry Futura
Generasi keempat Suzuki Carry ini diperkenalkan pada 1991 dengan nama beken, Futura. Siapa sangka, perjalanan minibus ini ternyata sangat panjang, sampai 30 tahun.
Futura awalnya dijual dengan dua versi kubikasi mesin yaitu 1.300 cc dan 1.600 cc. Namun pada 2005, versi 1.600 cc turun jadi 1.500 cc, gara-gara ketentuan pajak barang mewah.
Tetapi positifnya, perubahan itu juga menandai pemakaian sistem injeksi. Efisiensi BBM jadi semakin baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
BPS Ungkap Tingkat Pengangguran di Riau per Mei 2026
-
Rugikan Rp64 Miliar, 9 Tersangka Dugaan Korupsi Dana PI Tak Langsung Ditahan
-
Menhut Raja Juli Belum Kembalikan Semua Uang Amplop dari Suhardiman Amby
-
Momen Band Inggris, FUR Pose di Gerbang Emas Pekanbaru, Netizen: FUR-wodadi
-
Pejabat Kemenhut Disebut Terima 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Amby