- Berikut adalah rincian tarif listrik PLN per 28 September-4 Oktober 2025
- Tarif PLN tidak mengalami perubahan sejak triwulan I
- Rincian tarif listrik berdasarkan penetapan Kementerian ESDM
SuaraRiau.id - Tarif listrik PLN periode 28 September-4 Oktober 2025 untuk pelanggan subsidi hingga masih mengikuti keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Minggu (29/6/2025).
Tarif listrik terbaru PLN untuk tiga golongan tidak mengalami perubahan sejak triwulan I (Januari-Maret 2025).
Rincian tarif listrik 28 September-4 Oktober 2025 bagi pelanggan subsidi, rumah tangga, dan bisnis sesuai penetapan Kementerian ESDM terkait tarif listrik pelanggan non-subsidi berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik PT PLN (Persero).
Tarif listrik subsidi mencakup pelanggan sosial, rumah tangga miskin, bisnis kecil, industri kecil, serta pelanggan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kemudian untuk pelanggan non-subsidi terdiri dari rumah tangga, bisnis, industri, dan penerangan jalan umum.
Penyesuaian tarif tenaga listrik bagi pelanggan non-subsidi dilakukan setiap tiga bulan. Hal itu mengacu pada perubahan realisasi parameter ekonomi makro, yakni kurs, Harga Minyak Mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).
Simak tarif listrik 28 September-4 Oktober 2025 bagi pelanggan subsidi, rumah tangga dan bisnis:
Tarif listrik subsidi pelanggan rumah tangga
Golongan R-1/TR daya 450 VA (Rp415 per kWh)
Golongan R-1/TR daya 900 VA (Rp605 per kWh)
Tarif listrik non-subsidi pelanggan rumah tangga
Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM (Rp1.352 per kWh)
Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA (Rp1.444,70 per kWh)
Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA (Rp1.444,70 per kWh)
Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA (Rp1.699,53 per kWh)
Golongan R-3/TR, TM besar daya di atas 6.600 VA (Rp1.699,53 per kWh)
Tarif listrik pelanggan bisnis
Golongan B-2/TR kecil daya 6.600 VA-200 kVA (Rp1.444,70 per kWh)
Golongan B-3/TM,TT menengah daya di atas 200 kVA (Rp1.114,74 per kWh)
Tarif listrik pelanggan industri
Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA (Rp1.114,74 per kWh)
Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA (Rp996,74 per kWh)
Tarif listrik fasilitas pemerintah dan penerangan jalan umum
Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA (Rp1.699,53 per kWh)
Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA (Rp1.522,88 per kWh)
Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum (Rp1.699,53 per kWh)
Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan (Rp1.644,52 per kWh)
Tarif listrik pelayanan sosial
Golongan S-1/TR daya 450 VA (Rp325 per kWh)
Golongan S-1/TR daya 900 VA (Rp455 per kWh)
Golongan S-1/TR daya 1.300 VA (Rp708 per kWh)
Golongan S-1/TR daya 2.200 VA (Rp760 per kWh)
Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA (Rp900 per kWh)
Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA (Rp925 per kWh).
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
Terkini
-
ISPA Dominasi 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap di Pekanbaru
-
Karhutla Riau Capai 20.691 Hektare, Bengkalis dan Pelalawan Penyumbang Terbesar
-
Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor Unri Periode 2026-2030
-
Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat
-
Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang