Ia pun meminta maaf jika saat peristiwa itu terjadi terlontar kata kata yang dapat menyinggung hati warga.
"Saya juga meminta maaf jika saat kejadian tersebut saya ada salah kata atau salah sikap. Semoga kita semua diberkahi allah SWT," imbunya.
Sementara itu, Humas kebun PT TKWL, Cecep mengatakan alat berat yang diributkam warga tersebut akan menuju lokasi Muara Dua Bengkalis.
"Sambil menuju ke sana, karena ada permohonan untuk memperbaiki jalan warga di Kampung Sri Mersing, Bungaraya makanya kita perbaiki jalan tersebut," kata Cecep.
Ditambahkan Cecep, terkait anggota DPRD Siak Rakip yang saat itu berada di lokasi alat berat bekerja perbaiki jalan umum warga tersebut lantaran permohonan perbaiki jalan tersebut merupakan usulan darinya.
"Pak Rakip meminta kami perbaiki jalan tersebut makanya dia juga ikut mengawasi perbaikan jalan yang sedang dilakukan di lokasi," tambah Cecep.
Ia menegaskan, tidak ada kaitannya antara Anggota DPRD Siak Rakip dengan PT TKWL.
Apalagi, sambung Cecep, tuduhan bahwa Rakip membekingi PT TKWL merupakan tudingan yang tak berdasae.
"Tak ada, Pak Rakip membekingi perusahan. Tidak benar itu. Kami perusahaan sudah bekerja secara profesional dan prosedural," tutupnya.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Modal Sertifikat Pelatihan, Finalis Putri Indonesia Riau Jadi Dokter Kecantikan Abal-abal
-
Opini: Menakar Keadilan di Balik Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Makan Korban, Tarif Klinik Kecantikan Ilegal Jeni Rahmadial Fitri Capai Rp16 Juta
-
Kasus Medis Ilegal Finalis Putri Indonesia Riau, Wajah Belasan Orang Rusak Parah
-
Kabar Ada Pengangkatan Tenaga Ahli Plt Gubernur Riau, Ini Penjelasan Pemprov