SuaraRiau.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menegaskan posisinya sebagai pelopor layanan keuangan digital di Indonesia. Dalam upaya mendorong inklusi dan literasi keuangan berbasis teknologi, BRI menjalin kolaborasi strategis dengan INDODAX, platform jual-beli aset kripto terbesar di Indonesia, melalui peluncuran kartu Debit Co-Branding BRI X INDODAX.
Inisiatif ini menyasar komunitas tech-savvy, pengguna aset digital, dan generasi muda yang membutuhkan layanan perbankan modern, aman, dan efisien. Melalui produk terbaru ini, BRI menghadirkan kemudahan bertransaksi dengan berbagai fitur unggulan yang dirancang khusus untuk nasabah INDODAX.
Nasabah INDODAX yang membuka rekening BRI akan memperoleh kartu debit eksklusif dengan berbagai keistimewaan, di antaranya bebas biaya transaksi kartu secara real-time, akses bebas konversi hingga 12 mata uang untuk mendukung transaksi lintas negara serta mendapatkan cashback hingga Rp100.000 dan extra cashback airdrop 25.000 IDRX dengan penempatan dana mulai dari Rp1 Juta.
Selain itu nasabah juga mendapatkan asuransi kecelakaan hingga 250% dari saldo rekening maksimum Rp150 Juta serta akses ke program loyalitas BRI dan Indodax dengan berbagai promo dan benefit menarik.
Proses aktivasi kartu juga dirancang mudah dan seamless, dimulai dari pembukaan rekening dengan flagging khusus, pengiriman data ke INDODAX, hingga penerbitan reward token sebagai bagian dari ekosistem digital yang terintegrasi.
Untuk memperkuat eksposur program ini, BRI bersama INDODAX akan menjadi co-host dalam Official Coinfest Asia 2025 yang diselenggarakan pada 22 Agustus 2025 di Bali. Coinfest Asia merupakan ajang internasional yang mempertemukan komunitas blockchain, startup, investor, dan digital enthusiasts.
Direktur Network & Retail Funding BRI Aquaris Rudianto mengungkapkan melalui kolaborasi ini, BRI ingin menunjukkan sebagai bank yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tren kebutuhan nasabah modern. “Kehadiran kartu Debit Co-Branding BRI X INDODAX merupakan langkah nyata kami dalam mendukung pertumbuhan literasi aset digital di Indonesia,” ujarnya.
Program ini diproyeksikan menjadi katalis dalam meningkatkan Dana Pihak Ketiga (CASA) dan fee-based income BRI. Selain itu, inisiatif ini sejalan dengan strategi BRI dalam memperluas basis nasabah baru, mendorong pertumbuhan ekosistem digital, dan memperkuat inklusi keuangan di Indonesia.
“Peluncuran kartu Debit Co-Branding BRI X INDODAX menjadi bukti nyata transformasi BRI dalam menghadirkan inovasi keuangan digital yang relevan dengan kebutuhan generasi modern. Melalui kolaborasi ini, BRI tidak hanya memperluas akses layanan perbankan berbasis teknologi, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai universal bank,” pungkas Aquarius.***
Baca Juga: BRI Singapore Branch Raih Satu Dekade Sukses Dukung Ekspansi Ekonomi Indonesia di Asia
Berita Terkait
-
BRI Dukung Haluan Bali Naik Kelas, UMKM Lokal Kini Go Internasional
-
BRI Peduli Tanggap Bencana Salurkan Donasi, Meluncur ke Kawasan Terdampak Gempa Poso
-
Dukung Putra-putri Terbaik Bangsa, BRI Apresiasi Anggota dan Pendukung Paskibraka Nasional
-
BRI Raih Penghargaan, CEO: Jadi Motivasi untuk Terus Menghadirkan Kinerja Terbaik
-
Kinerja Positif, QLola by BRI Catat Volume Transaksi Rp5.970 Triliun
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
5 Pekerja di Inhu Jadi Korban Penembakan dan Pembacokan Rombongan OTK
-
Heboh di Grup WA, Maling Kostum Pocong Resahkan Warga Rumbai Pekanbaru
-
Kebakaran Masih Membara, 11 Daerah di Riau Siaga Darurat Karhutla
-
Pemkab Siak Akhirnya Ikuti Aturan Mendagri, WFH Rabu Pindah ke Jumat
-
SF Hariyanto saat Lantik 77 Kepala SMA-SMK: Malu Kalau Pakai Rompi Oranye