SuaraRiau.id - Pengamat politik Rocky Gerung dalam beberapa bulan terakhir kerap hadir dalam berbagai kegiatan strategis bersama Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan.
Bahkan baru-baru ini, pria yang dijuluki Presiden Akal Sehat ini semeja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan ulama kondang Ustaz Abdul Somad (UAS).
Menurut pengakuan Rocky Gerung, hal ini pun memicu banyak pertanyaan dari masyarakat apa sebenarnya yang menghubungkan dengan jajaran kepolisian di Riau.
"Saya senang Polda Riau di bawah komando Kapolda Herimen (panggilan akrab Herry Heryawan) memperhatikan semua jenis asap secara detail, dari asap dapur (SPPG) hingga asap karhutla (kebakaran hutan dan lahan)," katanya.
Menurut Rocky, hal itu menandakan Polri benar-benar menunjukkan bahwa mereka hadir untuk melayani masyarakat.
Lebih lanjut, akademisi mengatakan bahwa bukan hanya itu alasan kehadirannya yang cukup intens di Bumi Lancang Kuning.
Rocky mengatakan, ia memiliki keterlibatan langsung dalam pendirian sebuah lembaga riset bersama Kapolda Riau, yaitu Tumbuh Institute.
"Saya dan Kapolda Herry mendirikan Tumbuh Institute, sebuah lembaga riset yang kami desain untuk menghasilkan kebijakan publik berbasis pengetahuan dan kajian akademis," jelas Rocky.
Hubungan antara Rocky dan Riau pun bukan hanya profesional, tapi juga bersifat historis dan emosional.
Baca Juga: UAS-Rocky Gerung Bertemu Kembali di Riau, Satukan Iman dan Akal demi Kelestarian Alam
"Ada hubungan akademik antara saya dan Kapolda Riau. Tapi lebih dari itu, ada juga hubungan historis yang membuat saya selalu merasa terikat dengan Riau. Karena itu, saya akan terus datang dan membantu agar Riau bisa dikenang sebagai ibu kota hijau dari provinsi hijau," tambahnya.
Rocky menegaskan bahwa apa yang ia lakukan bukan semata-mata karena undangan formal, tetapi sebagai bentuk komitmen intelektual dan kecintaannya terhadap Riau.
Ia berharap kolaborasi antara pemikir, peneliti, dan institusi penegak hukum ini bisa membawa dampak positif dalam merumuskan kebijakan yang lebih berpihak pada masyarakat dan lingkungan.
Catatan Suara.com, Rocky Gerung pernah hadir di sejumlah kampus di Riau bersama Kapolda Herimen dalam kuliah umum bertajuk Green Policing.
Tak hanya itu, Rocky Gerung dan UAS serta Gubernur Riau Abdul Wahid juga beberapa kali mendampingi Irjen Herry melakukan penanaman pohon, berpuisi mengusulkan gajah Domang dan Tari menjadi warga kehormatan.
Momen yang tak kalah menarik saat Presiden Akal Sehat itu bersama Ustad Akal Sehat UAS berdialog di Tanjung Belit membahas lingkungan.
Berita Terkait
-
Menjinakkan Akal Sehat: Mengapa Rocky Gerung Lembek di Era Prabowo?
-
Debat Feri Amsari vs Rocky Gerung: Soroti Konflik Jagungisasi di Desa
-
Debat Panas Rocky Gerung vs AMPB Soal Hukuman Mati Koruptor hingga Risiko Salah Eksekusi
-
Kapolda Riau Ungkap Modus Karhutla: Warga Disuruh Pura-Pura Mancing
-
Habiburokhman Pastikan Isu Surpres Ganti Kapolri Hoaks
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun
-
Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla
-
Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang
-
Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar