SuaraRiau.id - Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk pekerja berpenghasilan rendah yang terdampak kondisi ekonomi sebesar Rp600.000 pada Juli 2025.
Namun seiring itu, beredar link yang mengklaim bisa mengecek bantuan tanpa NIK atau nomor induk kependudukan.
Dalam narasinya di unggahan Facebook menampilkan poster digital berwarna biru dengan logo Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) pada bagian kanan atas beserta foto Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli.
Dalam unggahan tersebut, terdapat link atau tautan yang diklaim dapat digunakan untuk mengecek status penerimaan BSU sebesar Rp600.000.
Adapun narasi postingan dalam unggahan sebagai berikut:
"BSU Digital, Cek Bantuan Cuma Pakai Nama & HP
Apakah Anda termasuk penerima BSU 2025 senilai Rp600.000?
Cek cepat tanpa NIK! Cukup masukkan nama lengkap dan nomor HP
Tanpa ribet, tanpa biaya, resmi dari pemerintah untuk mendukung pekerja Indonesia."
Baca Juga: CEK FAKTA: Aturan Perpanjangan SIM Wajib Tes Ulang, Benarkah?
Diketahui, pemerintah diberikan kepada pekerja aktif yang memenuhi syarat, dengan nilai Rp300.000 per bulan selama dua bulan (Juni-Juli 2025), dan dicairkan sekaligus sebesar Rp600.000.
Namun, apakah benar link atau tautan cek BSU 2025 tanpa NIK itu?
PENJELASAN:
Mengutip Antara, berdasarkan penelusuran, tautan yang dibagikan dalam unggahan tersebut tidak mengarah ke situs resmi pemerintah atau Kemenaker.
Malah, tautan itu meminta pengguna mengisi data pribadi yang kemudian dihubungkan ke akun Telegram.
Praktik ini berpotensi menjadi modus penipuan berbentuk phishing, yaitu kejahatan siber yang bertujuan mencuri informasi sensitif seperti data pribadi, akun, atau informasi keuangan dengan cara menipu dan memanipulasi korban.
Berita Terkait
-
Viral Beton Bawah Tol Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya Di Sini
-
Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini
-
CEK FAKTA: Klaim Prabowo Gaji Hakim Indonesia Tertinggi di ASEAN vs Realita Profesi Lain
-
CEK FAKTA: Menguji Klaim Prabowo Soal MBG, Stunting 25 Persen dan Realita di Papua
-
Subsidi LPG 3 Kg Makin Diperketat, Beli Gas Melon Bakal Pakai NIK
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Pengasuh Pesantren di Siak Ditangkap Terkait Dugaan Pencabulan Santri
-
Menembus Jalan Berlumpur: M A Hasibuan, Insan BRI di Sigambal Dampingi UMKM Tumbuh dan Naik Kelas
-
Komitmen ESG BRI Dapat Apresiasi, DPLK Raih Kehati ESG Award 2026
-
Karhutla 4 Wilayah Riau Masih Mengganas, Jadi Perhatian Satgas Udara
-
Udara Buruk Akibat Karhutla, Sekolah di Kuansing Kembali Belajar dari Rumah