SuaraRiau.id - Event lari Riau Bhayangkara Run 2025 di Pekanbaru diikuti belasan ribu pelari, baik lokal hingga mancanegara, Minggu (13/7/2025) pagi.
Di antara antusias para peserta, terlihat Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid dan istri bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Mapolda Riau.
Gubri Wahid menyampaikan apresiasinya kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heriawan yang telah sukses menggelar acara tahunan dengan lancar.
Wahid menyampaikan, Riau Bhayangkara Run tak hanya sebagai event olahraga semata, namun juga menjadi wadah dalam mengusung semangat pelestarian lingkungan melalui gerakan cinta alam.
"Kami mengapresiasi kegiatan Riau Bhayangkara Run yang diinisiasi Pak Kapolda Riau. Tak hanya untuk merayakan Hari Bhayangkara ke-79, tapi juga menggaungkan gerakan cinta lingkungan," katanya, Minggu (13/7/2025).
Seruan ini untuk memperkuat komitmen Pemprov Riau dalam menyuarakan penyelamatan kawasan-kawasan penting seperti Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), yang sebelumnya telah menjadi perhatian khusus pemerintah.
"Kita ingin hidup berdampingan dengan alam, yaitu secara ekologis, supaya masa depan kita dan anak cucu tetap terjaga dan lestari. Salam olahraga," tutupnya.
Dihadiri Kapolri
Riau Bhayangkara Run tahun ini dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mapolda Riau, Minggu 13 Juli 2025.
Baca Juga: Aura Farming Dikha, si Anak Pacu Jalur yang Bikin Budaya Riau Dikenal Dunia
Riau Bhayangkara Run 2025 tercatat sebagai event half marathon terbesar di Sumatera dan telah mengantongi sertifikasi World Athletics untuk kategori 5K, 10K, dan 21K.
Jenderal Listyo juga melepas langsung 13.079 pelari dari dalam dan luar negeri yang mengikuti gelaran lari tahun itu.
Sebanyak 12 pelari internasional dari Kenya, Prancis, Amerika Serikat, Singapura, dan Malaysia turut berpartisipasi.
Selain perlombaan lari, acara ini juga dimeriahkan berbagai hiburan rakyat, mulai dari penampilan Polisi Cilik, musisi lokal bernuansa Melayu, hingga grup band Tipe-X yang menghibur ribuan penonton.
Berita Terkait
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Tak Terima Gubernur Riau Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
-
Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya