"Kami akan ajukan gugatan praperadilan, membawa ke PTUN, melaporkan ke PROPAM, Kompolnas, dan bahkan menempuh langkah pidana serta perdata atas pencemaran nama baik, jika kriminalisasi ini terus dipaksakan," tandasnya.
Di akhir pernyataannya, Ahmad Yusuf menyerukan agar aparat penegak hukum menjaga independensi dan tidak menjadikan hukum sebagai alat politik.
"Hukum harus ditegakkan secara adil dan objektif. Jangan sampai dijadikan instrumen intimidasi atau pembunuhan karakter. Kami siap melawan setiap bentuk penyalahgunaan hukum terhadap klien kami," pungkasnya.
Di tempat yang sama, Mantan Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun yang akhirnya buka suara meminta agar Presiden RI dan Kapolri turun tangan langsung mengusut kasus ini yang menurutnya telah berlangsung secara sistematis dan sarat kepentingan.
"Uang Rp195 miliar itu bukan jumlah kecil. Saya lebih dari setahun dibully dan difitnah. Tuduhan ini membuat saya kalah di Pilkada. Tapi saya tidak tinggal diam," ungkapnya.
Muflihun mengatakan bahwa ia akhirnya berani bersuara demi mencari keadilan karena ia saat ini adalah korban.
"Saya siap membantu pihak kepolisian untuk mengungkap kemana dan siapa yang mengguankan uang itu," sebutnya.
Kontributor : Rahmat Zikri
Baca Juga: Hana Hanifah di Pusaran Dugaan Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau, Janji Kembalikan Uang
Berita Terkait
-
Terungkap Gaya Hidup Anak Terdakwa Korupsi, Mobil Mewah hingga Rekening Ratusan Juta
-
Hana Hanifah Apa Sudah Menikah? Sosoknya Kembali Disorot Usai Terseret Korupsi DPRD Riau
-
Kronologi Kasus Korupsi yang Menyeret Hana Hanifah, Nikmati Uang Haram Rp 900 Juta
-
Rekam Jejak Hana Hanifah: Dulu Tersandung Prostitusi, Cerai Sebulan Nikah hingga Terjerat Korupsi DPRD Riau!
-
Profil Hana Hanifah, Diduga Terima Dana Korupsi DPRD Riau
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Mengenal Tengku Mansyur Chalid, Pejuang Daerah asal Siak
-
Puluhan Siswa SD di Dumai Diduga Keracunan MBG, SPPG Kena Suspend
-
Dari Teror Rentenir, Rini Bangkit Bersama PNM dan Menata Masa Depan Keluarga
-
Heboh Penampakan Harimau di Pasir Putih Kampar, Ini Kata BBKSDA Riau
-
Tempat Penampungan Imigran di Pekanbaru Dirazia Aparat Gabungan