SuaraRiau.id - Hasil seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2024 Tahap 2 resmi diumumkan pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pengumuman dilakukan secara bertahap melalui portal resmi SSCASN BKN yang berlangsung mulai tanggal 16 Juni hingga 30 Juni 2025
Berdasarkan Surat Edaran BKN itu, proses seleksi PPPK 2024 dibagi dalam dua tahap yang khusus diperuntukkan bagi tenaga honorer di seluruh Indonesia.
Mengutip Antara, setelah melalui serangkaian tahapan seleksi kompetensi, kini peserta dapat mengecek kelulusan masing-masing melalui laman resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id.
Cara Cek Hasil Seleksi PPPK 2024 Tahap 2:
- Kunjungi laman resmi: https://sscasn.bkn.go.id
- Klik tombol "Login" di pojok kanan atas.
- Masukkan NIK dan password yang digunakan saat pendaftaran.
- Klik "Masuk".
- Setelah berhasil login, peserta dapat melihat resume pendaftaran beserta status kelulusan PPPK 2024 Tahap 2.
Jadwal Lengkap Seleksi PPPK 2024 Tahap 2:
- Pengumuman Daftar Peserta, Waktu, dan Tempat Seleksi Kompetensi: 9 – 21 April 2025
- Pelaksanaan Seleksi Kompetensi: 22 April – 31 Mei 2025
- Pengolahan Nilai Seleksi Kompetensi: 27 April – 15 Juni 2025
- Pengumuman Hasil Kelulusan: 16 – 30 Juni 2025
- Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan: 30 April – 1 Juni 2025
- Integrasi Nilai Seleksi Kompetensi dan Teknis Tambahan: 5 Mei – 17 Juni 2025
- Pengisian DRH NI PPPK: 1 – 31 Juli 2025
- Usul Penetapan NI PPPK: 1 Agustus – 10 September 2025
Para peserta diimbau untuk secara berkala mengecek laman SSCASN dan menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk proses selanjutnya.
Bagi yang dinyatakan lulus, tahap berikutnya adalah pengisian Daftar Riwayat Hidup Nomor Induk (DRH NI) yang dijadwalkan mulai 1 Juli 2025.
Prabowo instruksikan pengangkatan PPPK Oktober, CPNS paling lambat Juni 2025
Baca Juga: Hore! 569 PPPK di Pekanbaru Terima SK Pengangkatan
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2024 dipercepat untuk diselesaikan pada Juni 2025 dan PPPK pada Oktober 2025.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan, penyelesaian pengangkatan CASN ini agar ditindaklanjuti dan dilakukan sesuai dengan kesiapan masing-masing kementerian/lembaga maupun masing-masing pemerintah daerah dan instansi terkait.
Selanjutnya, Presiden Prabowo juga memberikan petunjuk untuk segera dilakukan analisis dan simulasi dengan tetap mempertimbangkan kesiapan masing-masing dalam memenuhi persyaratan tersebut.
Hal ini agar pengangkatan dapat dilakukan sesuai dengan jadwal terbaru yang telah ditetapkan.
Kemudian, sambung Hadi, Presiden menegaskan kepada seluruh kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah untuk terus menjaga nilai-nilai meritokrasi dalam pelaksanaan manajemen ASN berkenaan dengan proses penerimaan PPPK 2024.
"Kebijakan ini merupakan kebijakan afirmasi terakhir untuk proses penerimaan PPPK tahun 2024 ini sehingga diharapkan selanjutnya pengangkatan ASN dilakukan melalui jalur rekrutmen normal sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan tentunya sesuai dengan kebutuhan," ujarnya dikutip dari Antara belum lama ini.
Berita Terkait
-
Ribuan Pegawai Kemensos Terindikasi Judol, Sanksinya Beda-beda
-
Kabar Baik Guru dan Nakes! APBN 2027 Tanggung Gaji PPPK Daerah Rp23 Triliun
-
Pusat Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah pada 2027
-
Gaji Guru dan Nakes PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN 2027, Pemerintah Siapkan Rp 23 Triliun
-
Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla
-
Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile
-
Sambut Sumpah Pemuda, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah
-
Polisi Bunuh Ibu Kandung: Dinas di Biddokkes Polda Riau, Punya Riwayat Kontrol di RSJ
-
Kapolda Riau Ungkap Polisi Idap Skizofrenia Masih Dinas, Kini Diduga Bunuh Ibu Kandung